Pengajuan Kartu Kuning Terus Berkurang – Radar Kediri

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kediri Dwi Hari Winarno, jumlah pencari kartu kuning selama tiga bulan terakhir sebanyak 361 orang. Mereka mencari kartu kuning tersebut untuk berbagai kebutuhan kelengkapan persyaratan. “Ada permintaan dari perusahaan swasta, ada untuk syarat ke luar negeri,” jelas Dwi.

Total 361 tersebut terdiri dari Januari sebanyak 135 pencari, Februari 116 pencari, dan maret 110 pencari kartu kuning.

Selama ini, permintaan kartu kuning memang tergantung dari persyaratan yang dicantumkan perusahaan pencari kerja. Paling banyak biasanya saat ada lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Paling tinggi pada 2013 lalu.  Jumlah permintaan bisa mencpai lebih dari 4 ribu permintaan kartu kuning. Sangat jauh dibandingkan pada 2017, yang setahun terdata 1.838 permintaan. Selama 2017 tersebut, diketahui permintaan paling banyak selama bulan-bulan Juni, Juli, Agustus, Oktober, dan November. “Paling banyak pada November, karena ada pembukaan CPNS dari kementerian,” tambahnya.

Dijelaskan oleh Dwi, sebenarnya pihaknya memantau jumlah pencari kerja dengan kartu kuning tersebut. Tetapi, seiring dengan minimnya perusahaan yang mencantumkan kartu kuning sebagai salah satu syarat lamaran pekerjaan, maka permintaan menjadi berkurang. “Padahal kami butuh untuk data base pendataan pencari kerja,” tegasnya.

Masalah lain muncul setelah Disnaker mengeluarkan kartu kuning. Ternyata saat ada penempatan tenaga kerja tidak ada laporan ke disnaker. Akhirnya, disnaker kesulitan untuk melihat apakah para pencari kerja itu sudah tertampung atau belum.

Karena itu, saat ini, bersamaan dengan terjalinnya kerja sama dengan beberapa perusahaan pencari kerja, pihaknya meminta ada laporan jika ada penempatan tenaga kerja. Salah satunya dalam bursa kerja yang digelarnya. Pada bursa kerja tersebut telah ada kesepakatan untuk memberikan informasi penempatan tenaga kerja di masing-masing perusahaan yang menjadi bagian dari bursa kerja tersebut. “Nantinya akan kami lakukan juga untuk perusahaan-perusahaan lain,” pungkasnya.

(rk/fiz/die/JPR)

Source link