Pengiriman Ribuan Liter Ciu – Radar Solo

Wakapolres Karanganyar Kompol Dyah Wuryaning Hapsari mengungkapkan, penggagalan ribuan liter ciu dilakukan pada Minggu (11/12) malam, sekitar pukul 21.30. Tepatnya di jalan Karanganyar-Tawangmangu, Karangpandan. Saat itu personel dari Satpol PP Karanganyar mengetahui adanya proses pengiriman ciu yang diangkut menggunakan truk berplat nomor F 8245 UP. Sopir truk berwarna biru tersebut diketahui bernama Wahyu Nur Setyanto (26), warga Kebakkramat, Karanganyar.

Mengetahui hal tersebut, personil dari Satpol PP kemudian langsung berkoordinasi dengan jajaran Polsek Karangpandan. Alhasil, setelah dilakukan penggledahan, tim gabungan berhasil mengamankan ribuan botol ukuran 1,5 liter berisi ciu murni yang dibawa dari Bekonang, Sukoharjo.

“Ada teman dari personil Satpol PP yang mengetahui adanya informasi tersebut. Bekerjasama dengan anggota Polsek Karangpandan, kemudian menghentikan laju truk. Setelah dilakukan penggledahan, ternyata  benar, truk yang dicurigai itu mengangkut ribuan liter miras. Sudah dikemas dalam botol ukuran 1,5 liter dan dimasukkan ke dalam kardus,” terang Wakapolres saat gelar perkara di Mapolresta Karanganyar, Senin (11/12).

Setelah berhasil dilakukan penggledahan, kemudian polisi mengamankan sopir dan kernet. Dari pengakuan keduanya, mereka disuruh membawa truk oleh Rian (pemilik truk), warga Brujul, Jaten, Karanganyar. Lantaran Kondisi Rian sedang mengalami cidera.

“Sopir dan kernet mengaku tidak tahu kalau barang yang dibawa di truk tersebut adalah ciu. Sopir mengaku dibayar Rp 2,5 juta untuk membawa truk tersebut ke Blitar. Namun baru diberi upah Rp 500 ribu saat berangkat,” ungkap Wakapolres.

Sementara itu, Kasi Trantib Satpol PP Joko Purwanto mengatakan, personel Satpol PP sudah beberapa kali mencurigai adanya truk mengangkut miras yang melintasi wilayah Karanganyar.

“Saat melintas, truk itu berbau menyengat seperti bau ciu lawaran. Truk-truk itu selalu melaju ke timur. Dan saat nyanggong Minggu malam, ada truk yang dicurigai. Setelah kami berkoordinasi dengan kepolisian dan truk itu dihentikan, ternyata benar membawa miras. Kasusnya kami serahkan ke Polres untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelas Joko.

(rs/rud/bay/JPR)