Regulasi masih menjadi kendala dalam pengembangan industri mebel di tanah air. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Integra Indocabinet Halim Rusli, salah satu perusahaan mebel di Gedangan.
Kalangan pengusaha meminta pembuat kebijakan untuk mempermudah perizinan. “Masalah izin ini yang masih menjadi kendala bagi kami. Kami berharap perizinan agar lebih mudah sehingga kita lebih memiliki daya saing yang lebih baik untuk kelas internasional,” katanya, Sabtu (21/4/2018).
Menurut Halim, saingan terberat industri mebel saat ini adalah Vietnam. Pasar negara yang baru lepas dari perang saudara itu sudah sampai ke Amerika Serikat. “Padahal, Indonesia yang memiliki sumber daya alam dan manusia yang melimpah,” ujarnya. “Jika tidak ada solusinya (perizinan) jelas mengkhawatirkan keberadaan industri mebel dan kerajinan,” tambahnya.
Berdasar data ekspor mebel di Asia Tenggara pada 2017, Vietnam adalah negara pengekspor mebel terbesar. Indonesia sendiri hanya berada di posisi keempat, di bawah Malaysia dan Filipina. (mus/rek)