Penjualan Mitsubishi Xpander – Radar Solo

Memenuhi kebutuhan inden konsumen pihak pabrikan berkomitmen secara bertahap untuk menaikkan produksinya. Bahkan mulai Maret, produksi bakal ditingkatkan lebih dari 7 ribu unit.  Tercatat jumlah inden wilayah Jateng dan DIJ di PT Sun Star Motor, authorized dealer Mitsubishi Xpander  mencapai 2.000-an unit sejak di-launching.

”Demand masyarakat di Jateng dan DIJ cukup tinggi. Bahkan konsumen masih harus inden sejak di-launching. Diharapkan dengan peningkatan produksi, maka pemenuhan inden lebih cepat. Saat ini waktu tunggu inden sekitar 3-4 bulan,” papar General Manager Operational Jateng DIJ, PT Sun Star Motor, Kiat Setiadi kepada Jawa Pos Radar Solo.

Xpander merupakan satu-satunya varian yang diproduksi di Indonesia. Hingga saat ini suplai unit dari pabrikan sekitar 400-500 unit per bulan. Seiring peningkatan produksi, jumlah inden semakin berimbang.

”Berdasar data Januari 2018 dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Mitsubishi Xpander berada di posisi dua mobil terlaris di Indonesia. Karena hingga saat ini spesifikasi di kelas multi purpose vehicle (MPV) medium yang seperti Xpander belum ada,” jelasnya.

Tingginya minat konsumen terdongkrak karena harga yang dibanderol untuk pasar Jateng dan DIJ cukup terjangkau. Sekitar Rp 255 juta untuk tipe ultimate dengan spesifikasi tertinggi. Uniknya, mayoritas minat masyarakat justru memilih spesifikasi tertinggi. Selain harga yang terbilang value for money, ada beberapa aspek pendukung yang menarik minat konsumen.

”Selama ini kami memang jadi market leader di kendaraan komersial. Namun berdasar data inden yang ada, ternyata lebih dari 50 persen peminat Mitsubishi Xpander justru dari pengguna merek lain. Itu tak lain karena modelnya out of the box. Didukung performa kenyamanan saat berkendara. Dan space yang lebih panjang dan lebih lebar dibanding kompetitor,” ujarnya.

(rs/bay/bay/JPR)