Penjualan Properti Turun 40 Persen – Radar Surabaya

Pengembang perumahan di bawah DPD Realstate Indonesia (REI) Kabupaten Gresik menyatakan penjualan perumahan selama Ramadan ini turun sampai 40 persen. Sebab, konsumen fokus memenuhi kebutuhan Hari Raya Idul Fitri.

Ketua REI Gresik, Muhammad Iqbal mengatakan penjualan properti seminggu sebelum dan sesudah Lebaran akan turun hingga 40 persen. Dari yang biasanya bisa menjual 10 rumah sebulan, kini hanya terjual 6 unit. “Kami memaklumi, semua konsumen dan warga fokus dengan Lebaran,” kata Iqbal.

Meski demikian, pihak marketing tidak berhenti melakukan promosi. Beberapa pengembang meminta marketing untuk melakukan promosi saat Lebaran sehingga bisa menutup penjualan.

Dikatakannnya, potensi penjualan perumahan di Gresik masih sangat bagus. Segmen menengah dan subsisi masih mendominasi terutama di wilayah Gresik selatan. Potensi market pekerja serta pembeli Surabaya Barat yang tidak tertampung di Surabaya akhirnya membeli di kawasan Gresik.

“Tahun ini, perumahan subsidi juga cukup banyak. Yang segmen atas juga ada di wilayah perkotaan,” jelasnya.

Ketua REI Jatim, Danny Wahid menambahkan penjualan perumahan dan apartemen selama Ramadan dan jelang Lebaran memang sepi. Di beberapa daerah, penurunan penjualan selama Lebaran bisa mencapai 20 hingga 50 persen. “Setelah dua minggu Lebaran biasanya kembali baru normal,” kata Danny.

Sampai menjelang pertengahan tahun 2018, penjualan properti masih landai dan belum ada penambahan secara signifikan. “Kebiijakan pemerintah seperti kemudahan izin masih belum terealisasi di lapangan, terjual seadanya, belum maksimal,” kata Danny. (han/jee)

(sb/han/ris/JPR)