Penyerapan Modal TKI Belum Maksimal – Radar Surabaya

KOTA – Pemanfaatan kredit usaha rakyat (KUR) untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sampai saat ini masih minim. Rendahnya pemanfaatan KUR TKI disebabkan proses pemanfaatan yang lama. Ini membuat para TKI lebih suka memanfaatkan pinjaman rentenir untuk membiayai keberangkatan mereka.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja Pemkab Gresik, Kencono Subroto mengatakan, selama ini para TKI asal Gresik lebih suka memanfaatkan pinjaman dari rentenir untuk membiayai keberangkatannya. Mereka meyankini syarat yang dipatok perbankan untuk mendapatkan permodalan cukup rumit.

“Bank itu butuh sebulan waktu untuk cair, sementara kalau rentenir cepat, itu yang membuat mereka lebih suka pakai dana pinjaman dari rentenir,” ujarnya.

Kencono mengatakan, agar permodalan yang disediakan oleh perbankan terserap maksimal. Menurutnya, ada tiga pihak yang memerlukan literasi keuangan dari perbankan. Pertama, calon TKI yang akan berangkat bekerja ke luar negeri.

Dikatakan, calon TKI wajib dibekali tata cara mengakses keuangan dengan mudah. Kedua, keluarga TKI yang ada di rumah. Mereka setiap bulan menerima kiriman uang dari keluarganya yang menjadi TKI. Dan yang ketiga yaitu TKI yang pulang ke Tanah Air. Para Purna (mantan) TKI.

Sementara itu, Pemimpin Bidang Pemasaran Bank BNI Gresik, Tri Septiwi menjelaskan, untuk KUR TKI pihaknya menyiapkan dana hingga Rp 1 miliar untuk permodalan TKI. Namun dana tersebut belum ada yang memanfaatkan.

“Untuk permodalan TKI bunga yang kami tawarkan sangat rendah yakni 7 persne pertahun, namun pada 2018 masih nihil pengajuan,” katanya.

Untuk terus menggenjot program permodalan untuk TKI pihaknya menggandeng yayasan atau perusahaan jasa tenaga kerja Indonesia yang ada di wilayah Gresik Utara dan Selatan. Termasuk mengsosialisasikan program ini ke calon tenaga kerja di pulau Bawean.

“Nantinya untuk pembayaran pertama dilakukan saat TKI menerima gajinya dibulan ketiga. Jadi tidak langsung ditarik,” tandasnya. (fir/ris)

(sb/fir/ris/JPR)