Layanan itu langsung diserbu warga yang kebetulan ingin memperpanjang SIM mereka. Dalam kurun waktu dua jam membuka pelayanan, ada 16 orang pemohon yang mengajukan dokumen perpanjangan SIM.

Mereka langsung dilayani di tempat, sehingga tak perlu lagi datang ke Unit Pelayanan SIM yang ada di wilayah Kelurahan Kampung Baru.

Kasatlantas Polres Buleleng AKP Putu Diah Kurniawandari mengatakan, layanan SIM keliling itu dioperasikan setelah polisi melakukan perbaikan sistem.

Sehingga proses perpanjangan SIM dapat dilakukan secara real time. Sekalipun dilangsungkan pada hari libur, AKP Diah menjamin perpanjangan dapat dilakukan.

Menurut AKP Diah, SIM keliling saat ini hanya bisa melayani perpanjangan saja. “Kalau pembuatan baru tidak bisa.

Harus di kantor pelayanan kami. Kalau buat baru kan ada prosedurnya, seperti ujian teori dan ujian praktik. Itu harus dilalui,” katanya.

Selain di Taman Kota Singaraja, rencananya layanan serupa akan dilakukan di sejumlah titik yang ada di Kabupaten Buleleng.

“Semuanya tergantung dari kebutuhan masyarakat. Kami upayakan layanan ini berada di tempat-tempat strategis di seluruh Buleleng,” imbuhnya.

Salah seorang pemohon SIM, Made Aryana mengatakan, dirinya sangat terbantu dengan adanya layanan SIM keliling.

Dengan layanan tersebut, dirinya tak perlu berlama-lama antre di kantor pelayanan SIM. Selain itu, pelayanan SIM pada hari libur juga cukup mempermudah dirinya.

“Kalau hari kerja itu kan sulit cari izin dari atasan. Belum lagi antreannya panjang, bisa hampir setengah hari antre. Tapi kalau ada SIM keliling begini kan enak.

Tidak antre lama-lama, apalagi ada pas hari libur. Jadi tidak susah cari izin,” tutur pria yang tinggal di Desa Sambangan itu

(rb/eps/mus/mus/JPR)

Source link