Peringati Hari Disabilitas, ABK Gelar Baksos – Radar Surabaya

Pada peringatan Hari Disabilitas Internasional, anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) di Gresik memilih menggelar bakti sosial (baksos).  Ini dilakukan untuk menguatkan identitas Gresik sebagai Kabupaten inklusi.

“Terbaru ini, kami memperingati hari disabilitas dengan bakti sosial, memberi bantuan ke Pacet salah satunya,” tutur Kepala UPT Resource Centre Innik Hikmatin.

Peringatan Hari Disabilitas tahun ini dilakukan dengan menggelar berbagai kegiatan. Yakni dengan melibatkan ABK, orangtua ABK, masyarakat, komunitas, organisasi dan pemerintah untuk mensosialisasikan layanan pendidikan berbasis indeks inklusi. Selain itu, pengupayaan aplikatif layanan berindeks inklusi melalui media smartship. “Ini kita aplikasikan kepada 16 lembaga penyelenggara inklusi di Gresik,” sebut Innik.

Selain itu, pihaknya juga melaksanakan parenting  kepada para orang tua, guru TK dan pengurus TK yang memiliki siswa ABK. Sebab, orangtua memiliki peran penting terhadap hal itu. “Yang kini sedang kami realisasikan adalah peduli Pacitan, untuk menumbuhkan rasa kepedulian kepada sesama. Khususnya menumbuhkan rasa empati para ABK, ditengah keterbatasan mereka ternyata masih banyak yang kurang beruntung dan butuh bantuan,” lanjut dia.

Sementara itu, Ketua Komunitas Anak Gresik (KAG) M. Tizky mengatakan, pentingnya memaknai hari disabilitas dengan cara yang lebih bijak. Termasuk keterlibatannya dalam mendukung realisasi Gresik sebagai kabupaten inklusi. “Salah satu yang bisa dijadikan contoh adalah kegiatan yang membuahkan buku berjudul  “buku catatan untuk sahabat istimewa ku” sebagai aplikatif sistem layanan pendidikan berbasis indeks  inklusi,” terang dia. (est/rof)

(sb/est/ris/JPR)