Aksi main kabur Wibawa membuat nasabah resah. Mereka pun terpaksa melaporkan Wibawa ke polisi untuk menuntut pertanggungjawaban.

Perbekel Baktiseraga, Gusti Putu Armada menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh I Gusti Bagus Ngurah Wibawa.

Padahal, menurut Armada, Wibawa merupakan orang yang dulunya tergolong cukup sukses dengan bisnis rent car mobil meski sekarang sudah tutup.

Sementara istrinya sempat berjualan nasi campur. Namun kini juga sudah tutup bersamaan dengan hilangnya keberadaan Wibawa.

“Iya, orangnya dulu sukses. Anak-anaknya juga sempat bekerja di kapal pesiar. Sekarang kayaknya anaknya di titipin di rumah keluargnya,” kata Armada di ruang kerjannya kemarin.

Kira-kira pergi kemana si Wibawa? “Banyak informasi. Ada yang bilang ke Lombok, ada juga yang bilang ke Jawa. Kedua lokasi itu memang ada rumah keluarganya disana,” jawabnya.

Pihaknya, masih menunggu kedatangan dari Wibawa untuk mempertanggungjawabkan segala hal terkait keuangan LPD dan para nasabahnya.

Berdasar keterangan pihak kepolisian, ada banyak kejanggalan yang terjadi dari laporan dana LPD Bangkang yang dikelola Wibawa.

Armada mencontohkan dengan adanya dana yang tersimpan jauh lebih banyak dari pada dana yang disalurkan. Bahkan, diperkirakan sudah berlangsung cukup lama.

“Ada laporan yang tidak sesuai. Contohnya laporan dari manajemen ditulis ada dana masuk sebesar Rp 100. Namun fakta dilapangan, uang yang masuk itu lebih besar yakni Rp 300. Nah makanya semua sepakat untuk melaporkan kasus ini ke polisi,” tuturnya.

Harapannya, agar Wibawa cepat diketemukan serta dapat segera memberikan klarifikasi terkait dana para nasabah. “Nggak perlu lari. Pulang saja dan bisa dicarikan solusi bersama,” tutupnya.

(rb/ara/mus/mus/JPR)

Source link