Persekabpas Tersingkir – Radar Bromo

JEPARA – Sakeramania –julukan suporter Persekabpas- harus kembali mengubur impian melihat timnya kembali ke Liga Profesional musim ini. Sebab, masa paceklik Persekabpas masih berlanjut.

Untuk kesekian kalinya sejak 2009 lalu, tim berjuluk Laskar Sakera alias The Lassak itu gagal promosi menembus Liga Profesional. Musim 2017 ini, langkah tim besutan Sunardi itu mentok di babak 16 besar Zona Nasional.

Lagi-lagi Blitar United jadi momok The Lassak. Seperti mengingat musim lalu alias dejavu musim lalu, The Lassak lagi-lagi disingkirkan Blitar United.

Bedanya, musim lalu The Lassak disingkirkan Blitar United di Perempat final Zona Jatim Liga Nusantara (sebutan kompetisi amatir saat itu). The Lassak saat itu kalah agregat 2-1 usai bermain imbang 1-1 di Stadion Soedrasono, Pogar Bangil. Sementara saat di Blitar, Persekabpas dikalahkan 1-0.

Sementara tahun ini, Persekabpas dikalahkan di tempat netral; Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara yang jadi venue laga Minggu (10/12). Skor kekalahannya juga tipis, 0-1.

Cukup menyakitkan memang. Apalagi, permainan Persekabpas sejatinya tak jelek-jelek amat. Persekabpas bakal tampil lebih mendominasi dengan ball possesion dan mencetak peluang lebih banyak.

Di menit ke-24, The Lassak nyaris mencetak gol. Sayang, tendangan bebas striker Rico Hardiansyah hanya membentur mistar gawang. Sejumlah peluang lain juga tak ada yang berujung gol.

Di awal babak kedua, lagi-lagi kelemahan Persekabpas yang terlihat seperti saat melawan Sidrap United terlihat kembali. Nova Hermawan lengah di awal babak kedua.

Saat para penggawa Persekabpas belum konsentrasi penuh, Blitar United mampu memanfaatkannya. Hasilnya, Blitar United berhasil leading di menit ke-46. Yang menyakitkan, pencetak sebiji gol Blitar United itu adalah eks penggawa Persekabpas di 2015, Harmoko.

Usai tertinggal, arek-arek Persekabpas berupaya bangkit dengan melakukan serangkaian serangan. Sayang, dari sejumlah peluang yang tercipta, tak ada yang berbuah gol hingga wasit meniup peluit tanda akhir pertandingan.

“Anak-anak kurang konsentrasi di menit-menit awal babak kedua. Begitu babak kedua dimulai, Persekabpas kebobolan di menit ke 46,” aku Agus Effendi, pengurus Persekabpas usai laga.

Dengan kekalahan itu, Persekabpas pun dipastikan tersingkir dari Zona Nasional. jajaran manajemen disebutkan Agus bakal melakukan evaluasi tim usai tersingkir.

Source link