Petugas Kesehatan Ramai-ramai Vaksin Difteri – Bali Express

Petugas medis, dan paramedis, serta beberapa petugas yang rawan bersentuhan dengan pasien difteri melakukan imunisasi difteri. Jumlahnya ada 179 orang.  Lebih dari 50 persen dari target itu sudah vaksinasi. “Kan bertahap, tidak langsung semua. Targetnya segitu (179 orang),” ujar Koordinator Poli Anak RSUD Karangasem, Ni Ketut Apti ditemui belum lama ini.

Katanya, jumlah petugas yang mendapat vaksin itu menyesuaikan dengan tempatnya bertugas. Misalnya, petugas di IRD, poli umum, THT, Poli Anak, dan petugas di ruang rawat inap yang kemungkinan dijadikan tempat rawat pasien suspect difteri. “Petugas administrasi, sopir ambulance juga divaksin. Kami prioritaskan yang kontak langsung dengan pasien,” imbuhnya.  

Berapa kali divaksin? Menurutnya, bagi petugas yang waktu kecil belum sempat imunisasi, dilakukan sebanyak tiga kali. Yakni 0 bulan, satu bulan berikutnya, serta enam bulan ke depan. “Kalau dulu sudah pernah imunisasi difteri waktu kecil, cukup sekali saja,” imbuh petugas medis lainnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama mengatakan, vaksinasi difteri tidak hanya untuk petugas di RSUD Karangasem saja. “Semua petugas yang rawan kontak dengan susfect difteri divaksin juga. Baik petugas di puskesmas, RSUD , dan petugas lapangan atau surveilans,” terang Putra Pertama kepada Bali Express (Jawa Pos Group), Kamis (25/1) kemarin.

Selain menyasar petugas, juga dilakukan terdapat bayi, melalui imunasi rutin. “Kami berharap warga yang punya bayi ikuti imunisasi yang sudah dijadwalkan,” harap Putra Pertama. Hingga saat ini, belum ada ditemukan difteri di Karangasem. RSUD Karangasem sebatas sempat digegerkan dengan pasien susfect difteri akhir Desember 2017. “Setelah dicek lab, ternyata negatif,” pungkas Putra Pertama. 

(bx/wan/yes/JPR)

Source link