Di beberapa sekolah favorit, termasuk SMPN 1 Tulungagung dan SMPN 2 Tulungagung, sekitar pukul 10.00 pengumuman sudah ditempel di sekolah. Tujuannya, agar calon peserta yang tidak lolos langsung mengambil berkas dan melakukan pendaftaran di sekolah lainnya.

“Untuk hari ini (kemarin, Red) memang ada yang mendaftar tapi beberapa saja. Untuk Senin kemarin, yang mendaftar sudah ada pengumuman sementara Selasa ini,” ungkap Bagian Humas SMPN 1 Tulungagung Suroso.

Dia mengaku, tak menutup kemungkinan jarak yang diterima terus mengalami perubahan.

“Jarak yang kami terima terus mengalami perubahan, tergantung pendaftar. Mungkin pendaftar pada Selasa ini yang rumahnya dekat dengan sekolah dan enggan berebut pada hari pertama lalu,” ujarnya.

“Kan masih ada kesempatan untuk pendaftar adu nasib dengan menggunakan jarak tempuh rumahnya hingga Rabu besok (hari ini, Red),” imbuhnya.

Dia menambahkan, untuk sementara hingga Selasa kemarin pukul 12.00, jarak terjauh yang memenuhi syarat 1.750 meter untuk jalur zonasi; jalur prestasi pendaftar 61 siswa, pagu 18 siswa; dan jalur kemaslahatan pendaftar 105 siswa, pagu 35 siswa.

“Untuk sementara, terjauh jarak 1,5 kilometer atau 1.750 meter untuk pendaftar 330 dibutuhkan 246 siswa. Untuk prestasi dan kemaslahatan yang mendaftar akan kami seleksi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PPDB SMPN 2 Tulungagung Suratno mengatakan, jarak terjauh yang diterima terus terjadi perubahan.

“Saat ini (kemarin, Red) kami beri pengumuman sementara terjauh  2.100 meter,” ungkapnya.

Dia mengaku, untuk pendaftar yang sudah masuk rekapan sebanyak 350 pendaftar jalur zonasi dan pagu 202 siswa.

“Sudah memenuhi pagu sesuai ketentuan dinas,” ungkapnya.

Dengan begitu, ada ratusan berkas yang diambil kembali karena tidak memenuhi syarat atau jarak terlalu jauh.

“Kami kasihan jika pengumuman mendadak. Maka kami terus lakukan update agar yang tidak lolos segera mencari sekolah lebih dekat,” ungkapnya. (yon/ed/din)

(rt/lai/ang/JPR)