PKL Menjamur di Tepi Jalur Pantura – Radar Bromo

REJOSO – Memasuki musim panen buah membuat Jalur Pantura, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, juga ramai para pedagang kaki lima (PKL). Mereka menjajakan buah yang lagi musim. Meski sejatinya, tempat mereka berjualan rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, di Jalur Pantura, Kecamatan Rejoso, mulai dari setelah SPBU Rejoso sudah tampak puluhan PKL. Mereka membuka dagangannya di kanan-kiri jalan. Jarak lapak mereka dengan jalan tidak terlalu jauh. Mereka berada sekitar setengah meter dari bibir jalan. Sehingga, ketika ada yang hendak membeli dagangannya langsung berhenti di pinggir jalan.

Salah seorang pedagang yang tidak mau disebutkan namanya mengaku, berjualan di pinggir jalan tidak pernah takut. Menurutnya, yang terpenting mendapatkan uang. Meski di pinggir jalan rawan menjadi korban kecelakaan. “Kami kan mencari nafkah di sini. Kalau ada yang beli kan langsung berhenti di pinggir jalan,” ujarnya, Minggu (7/1).

Menurutnya, dirinya berjualan terpenting tidak mengganggu para pengguna jalan. Mereka hanya memamerkan dagangannya, tidak menjajakan. Dengan begitu, para pengendara kendaraan yang ingin membeli langusng menghampiri tanpa diminta atau dipaksa. “Kami tidak mengganggu arus lalu lintas. Jadi, masih aman. Yang tidak aman berjualan dengan cara menghampiri para pengendara,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Yuda Sasongko mengaku, akan mengecek banyaknya pedagang yang berjualan di pinggir jalan itu. Bila memang berada di daerah yang terlarang, akan ditertibkan. “Jika memang mereka berjualan tidak di tempat yang semestinya, akan kami peringatkan. Jika setelah diperingatkan masih tetap, akan kami lakukan tindakan,” ujarnya.

Source link