PKL tersebut sudah melanggar Perda Nomor 11 Tahun 2014 – Radar Banyuwangi

 Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mangkal di trotoar sepanjang Jalan Letjen Sutoyo menaati peraturan Satpol PP dan pihak Kecamatan Banyuwangi. Sebanyak 15 PKL tersebut diminta untuk memundurkan satu meter warungnya.

        Seruan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh PKL. Kemarin (1/2), mereka harus memundurkan tempat dagangannya tersebut sejauh satu meter ke belakang. Sehingga tidak mengganggu pengguna jalan yang berjalan di atas trotoar. ”Daripada tidak dipatuhi, kami bisa kena gusur. Kami rela  bayar  Rp 500 ribu per bulan untuk biaya sewa lahan untuk warung tenda,” ungkap Roy, pedagang siomay.

        Para PKL tidak punya pilihan lain untuk memundurkan tempat dagangannya. Jika memilih untuk pindah, mereka akan direlokasi  ke Dulur Isun, salah satu rest area yang beralamat di Jalan Kepiting, Kelurahan Kertosari. ”Kalau pindah ke Dulur Isun sewanya mahal. Kami harus mengeluarkan biaya sewa  Rp 9 juta per dua tahun. Tidak boleh sewa selama satu tahun,” imbuh Roy.

        Untuk PKL sepanjang Jalan Brigjen Katamso tidak menggunakan sistem zona waktu. Mereka bebas berjualan kapan saja dan tidak dibatasi dengan pemberlakuan waktu tertentu.

        Lain halnya para PKL yang membuka warung di Jalan Letjen Sutoyo. Bagi PKL yang ingin berjualan di area tersebut harus menggunakan sistem zona waktu. ”Kami berjualan mulai pukul 17.00 hingga subuh. Tapi tempat lain boleh berjualan kapan saja dan tidak memakai sistem zona waktu,” ujar Zainal, 46, PKL Jalan Letjen Sutoyo.

        Petugas Trantib Kecamatan Banyuwangi Bagus Imam Mulyadi mengatakan, patroli untuk menertibkan para PKL sudah setiap hari dilakukan. Beberapa titik memang diberi pemberlakuan yang berbeda karena tergantung dari kepadatan jalan itu sendiri. ”Kami tetap tertibkan jika ada PKL yang membandel terutama di wilayah rawan kemacetan di area pasar dan juga jalan perkotaan,” papar Bagus.

        Kabid Penegak Perda Satpol PP Joko Sugeng  mengatakan, jika saat ini penertiban PKL di beberapa ruas jalan kota sedang gencar dilakukan. Karena dalam waktu dekat akan ada banyak event di Banyuwangi dan para PKL ditertibkan agar tidak mengganggu ketertiban umum dan pejalan kaki.     

“Untuk PKL kami segera memerintahkan agar cepat mengemasi dagangannya jika masih tidak mau menaati perintah yang sudah diberlakukan. Karena para PKL tersebut sudah melanggar Perda Nomor 11 Tahun 2014,” tandas Joko Sugeng

(bw/kri/aif/JPR)

Source link