Saat berkonvoi, mereka mengendarai sepeda motor. Ada pula yang menaik pikap. Aksi mereka memadati berbagai ruas jalan di perkotaan. Mereka langsung ditindak anggota Polres Pamekasan. Puluhan pemuda yang menaiki truk terbuka dan pikap langsung diamankan.

Selain itu, anggota kepolisian mengamankan pemuda yang berpakaian tidak sopan. Mereka berpenampilan ala pocong dan hanya menggunakan celana dalam langsung dibawa ke pos keamanan di kawasan Arek Lancor.

Mereka kemudian dibina. Kepala desajuga dipanggil supaya mereka tidak mengulang dan bikin gaduh pada malam pergantian tahun baru. Jauh sebelumnya, polres telah mewanti-wanti agar masyarakat menaati aturan lalu lintas dan tidak mengabaikan etika dan moral.

”Anak-anak itu benyanyi dan berjoget di truk bak terbuka dan pikap yang dilengkapi dengan sound system. Aksi mereka itu mengakibatkan jalan macet,” terang Kasatlantas Polres Pamekasan AKP Yudiyono.

Aksi pemuda itu berhasil diendus berkat laporan masyarakat. Petugas langsung respons dan mengamankan mereka. ”Alhamdulillah, pada malam tahun baru tidak ada kecelakaan,” terangnya

Kendati demikian, dia mengklaim aksi konvoi pada malam tahun baru kali ini tidak separah tahun sebelumnya. Karena itu, dia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah ikut mencegah konvoi.

”Di berbagai tempat, masyarakat menggelar istighotsah dan salawat bersama. Tentu ini bisa menekan masyarakat untuk berkonvoi dan datang ke kota. Kegiatan mereka bisa teralihkan ke hal-hal positif,” tandasnya.

(mr/sin/luq/bas/JPR)