Polisi dan Panwaslu Awasi Potensi Politik Uang di Pilwali – Radar Mojokerto

MOJOKERTO – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Mojokerto memeriksa seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) pasangan calon (paslon) Pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota (Pilwali) Mojokerto, Selasa (26/6) kemarin.

Empat TPS dicek keamanan, kesiapan logistik, ketersediaan personel panitia, hingga kondisi tempatnya. TPS yang pertama diperiksa jajaran Forkopimda adalah TPS 12 Lingkungan Kedungsari RT 02 RW 09, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari. TPS berada persis di tengah jalan kampung bersebelahan dengan tempat pemakaman umum setempat.

Kapolresta AKBP Sigit Dany Setiyono, Kajari Kota Halila Rama Purnama, Plt Sekdakot Gentur Prihantono Sandjojo, Ketua PN Mojokerto, Ketua KPU Kota Saiful Amin Solihin, Ketua Panwaslu Elsa Fifajanti, dan pimpinan OPD Pemkot, mereka memeriksa kelengkapan TPS.

Tak hanya itu, juga mewawancarai petugas KPPS dan petugas keamanan, linmas serta personel kepolisian, yang di-poskan di area TPS tersebut. TPS tersebut sedianya tempat mencoblos, cawawali Ade Ria Suryani.

TPS kedua yang didatangi, TPS 02 Lingkungan Balongrawe RT 03 Balongrawe, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari. Di tempat tersebut, tempat nyoblos Cawawali Rambo Garudo. Jajaran Forkompimda dengan berjalan kaki memeriksa kelengkapan TPS yang bersebelahan dengan musala tersebut.

TPS ketiga yang didatangi adalah TPS 8 Griya Permata Meri RT 003 RW 004 Kelurahan Meri Kecamatan Kranggan. Cawawali Moeljadi sedianya mencoblos di TPS tersebut. TPS yang juga bersebelahan dengan musala itu diperiksa kelengkapannya pula.

Yang terakhir, TPS 6 RT 3 RW 1 Lingkungan Pulowetan, Perumahan Harmoni Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon. Itu sedianya TPS tempat nyoblos Cawawali Ahmad Rizal Zakariyah. TPS yang berada di area perumahan itu tengah bersiap. Petugas KPPS mendampingi Forkopimda di lokasi.

Plt Sekdakot Gentur Prihantono mengatakan, jajaran Forkopimda mendatangi beberapa TPS tersebut selepas rapat persiapan hari H pemungutan suara yang digelar di ruang Nusantara Pemkot.

Hal itu untuk memastikan kesiapan panitia pemungutan suara di lapangan dalam menyelenggarakan pemungutan suara. ’’Jadi, kami ingin melihat kesiapannya teman-teman di TPS. Dan ternyata dari dua TPS pertama yang didatangi sudah siap semua,’’ ujar dia.

Pihaknya juga menyatakan, bakal memantau penuh penyelenggaran pemungutan suara Pilkada Serentak. Tidak hanya hajatan pilwali, melainkan juga pilgub di Kota Mojokerto. Jajaran Forkopimda terus berkoordinasi agar Pilkada Serentak di Kota Mojokerto berjalan aman, lancar, dan kondusif.

’’Yang penting kesiapan petugas. Soal tempat seadanya saja karena dana terbatas. Tidak perlu AC. Intinya, masyarakat jangan sampai tidak tahu TPS-nya di mana, KPPS-nya di mana,’’ kata dia.

Ditambahkannya pula, pihaknya dengan Forkopimda bakal melanjutkan pemantauan pada hari H pemungutan suara. Itu dilakukan pada TPS-TPS yang belum dipantau kemarin. ’’Besok kita pantau lagi TPS yang belum didatangi. Pilkada Serentak ini merupakan bagian dari pada majunya demokrasi kita,’’ tambah pria yang juga Staf Ahli Gubernur Jatim Soekarwo ini.

Sementara itu, Kapolresta AKBP Sigit Dany Setyono menegaskan, pihaknya terus berupaya bersama seluruh pihak untuk pencegahan praktik pelanggaran pilkada seperti money politic. ’’Kita bekerja sama dengan panwaslu dalam sisi pencegahan. Juga kepada pihak yang berpotensi mengetahui apabila ada sisi money politic,’’ cetusnya. 

(mj/fen/ris/JPR)

Source link