Pompa PDAM Rusak – Radar Bromo

Suparyono, Kades Gili Ketapang mengatakan, matinya saluran air PDAM membuat warganya kesulitan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan minum, warga pun membeli air minum kemasan.

“Sudah dua hari ini saluran PDAM mati. Kalau minum ya harus membeli air botolan (kemasan),” ujarnya.

Sedangkan untuk kebutuhan mandi, warga menggunakan air laut. Setelah itu, baru dibilas dengan air PDAM yang masih ada di rumah masing-masing.

“Bagi warga yang masih punya sisa air PDAM, ya enak. Namun warga yang sudah tidak punya ini kebingungan,” tuturnya.

Karena kondisi itu menurutnya, banyak warga mengeluh. Mereka minta saluran air PDAM bisa normal kembali.

Sementara itu Direktur PDAM Gandi Hartoyo saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini ada gangguan pada pompa air yang ada di Ronggojalu. Sehingga, aliran air ke Gili Ketapang dan Dringu terganggu.

“Tiba-tiba pompanya rusak. Jadi pengiriman air ke pelanggan di Gili Ketapang dan Dringu mengalami gangguan,” ujarnya.

Pihaknya pun langsung memperbaiki pipa yang rusak. Bahkan, sejak dua hari lalu sampai Jumat malam (10/11), perbaikan masih dilakukan. Jumat pagi sampai sore, pompa yang rusak sudah bisa diperbaiki. Namun, mendekati magrib, pompa rusak lagi.

“Jumat (10/11) Pagi dan sore, sudah bisa diperbaiki. Tiba-tiba mau magrib, pompanya rusak lagi. Dan sampai saat ini (Jumat malam, Red.), pompa masih kami perbaiki agar segera bisa digunakan,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi, Gandhi sendiri sedang menunggui perbaikan pompa di Ronggojalu, sekitar pukul 20.45. Menurutnya, ada 15 pompa air yang dimiliki PDAM saat ini. Dan semuanya, kondisinya sudah menua. Sehingga, pompa bisa rusak tiba-tiba.

Di sisi lain, onderdil pompa yang rusak, harus dibeli di luar negeri. Sebab, pompa air itu semua adalah buatan luar negeri.

Source link