PPDB, Ramai-Ramai Daftar Jalur Miskin – Radar Kudus

PATI – Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) melalui jalur surat keterangan tidak mampu (SKTM) SMA negeri di Kabupaten Pati membeludak. Hingga kemarin (3/7) ada 731 pendaftar melalui SKTM di semua SMA negeri di Bumi Mina Tani.

Hal ini membuat sekolah kewalahan untuk mengawasi keaslian SKTM. Ketua MKKS Pati Budi Santosa mengaku, SKTM menjadi salah satu surat sakti untuk bisa masuk di SMA negeri. Sebab, berapapun nilainya, asalkan mempunyai SKTM dan berada di zona 1 wajib diterima.

Kesaktiannya tersebut diduga banyak orang yang mencari. Mereka menggunakan SKTM untuk mendaftar sekolah.

“Yang langsung diterima sekolah yakni pendaftar dengan SKTM dan masuk di zona 1. Apabila masuk di zona 2 dan luar zona tidak dapat diterima. Peraturan itu diperuntukkan hanya siswa tidak mampu di zona 1 supaya tidak perlu memikirkan transportasi ke sekolah,” tuturnya kemarin.

Hingga kemarin (3/7) sudah ada 731 calon siswa yang mendaftar melalui SKTM. Di SMAN 1 Pati ada 51 siswa. Sementara di SMAN 1 Kayen ada 175 siswa, SMAN 1 Juwana ada 173 siswa, SMAN Tayu ada 109 siswa, SMAN Jakenan ada 94 siswa, SMAN 3 Pati ada 53 siswa, SMAN Batangan ada 40 siswa, dan SMAN 2 Pati ada 36 siswa.

Jumlah pendaftar yang menggunakan SKTM diperkirakan terus bertambah karena PPDB berlangsung hingga 6 Juli mendatang. Pihaknya berharap, warga yang menggunakan SKTM sesuai kondisi. Bukan warga mampu yang mencari SKTM supaya anaknya diterima di SMA negeri pilihan.

“Kami berharap yang menggunakan SKTM ini benar-benar orang yang tidak mampu sehingga putra-putrinya bisa mendapatkan pendidikan lebih tinggi untuk bisa memperbaiki nasib keluarganya di kemudian hari. Karena tujuan pemerintah memudahkan siswa kurang mampu untuk bisa bersekolah,” katanya.

Budi menambahkan, akan menunggu hingga pendaftaran selesai. Jika ada laporan dari masyarakat tentang SKTM palsu, sekolah akan menindaklanjuti dan mengeluarkan siswa. Pihaknya mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi.

(ks/put/ris/aji/JPR)