Puas 7 kali Cabuli gadis SMP, JT Emoh Nikahi, Pilih Balik ke Kupang – Radar Surabaya

Perbuatan JT, terungkap setelah orang tua korban curiga dengan gelagat korban yang murung. Nampaknya, setelah dicabuli  sebanyak lima kali, korban ketakutan.  Kemudian orang tua korban, mencoba mendekati korban perlahan dan memintanya untuk bercerita. Saat itulah, korban menjelaskan kepada orang tuanya bahwa ia sudah dicabuli oleh JT. 

Tak terima dengan perbuatan JT, orang tua korban melaporkan kasus tersebut, ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya. Setelah mendapatkan laporan tersebut, polisi lantas melakukan penangkapan terhadap JT. Dia ditangkap di rumah kosnya pada Rabu (27/12). 

Kasus pencabulan tersebut berawal saat tersangka JT datang ke Surabaya. Kedatangannya untuk menemui korban yang sudah ia kenal sejak tahun 2016 lalu.  Keduanya saling kenal, lantaran keluarga korban sempat menjadi tetangga tersangka di Kupang. Sesampainya di Surabaya, tersangka menemui korban di rumahnya. Kedua orang tua korban pun tak curiga, karena mereka juga mengenal JT. 

Setelah ngekos di Surabaya, tersangka dan korban  menjalin asmara. Hubungan mereka berjalan beberapa bulan, hingga akhirnya JT merayu korban dengan dijanjikan menikah. Korban semakin luluh hingga akhirnya korban tak menolak saat JT mencabulinya. Pencabulan pertama kali dilakukan tersangka di sebuah kos di Jalan Kedungdoro. 

Karena aman, JT ketagihan dan terus merayu korban agar mau dicabuli. Lagi-lagi korban termakan rayuan tersangka. Hal itulah yang membuat tindakan cabul tersebut terus berlanjut.  JT mencabuli korban untuk yang ke dua dan ke tiga kalinya di rumah saudara tersangka di Jalan Margomulyo. Sedangkan pencabulan yang keempat, lima, enam dan ketujuh korban di kostnya tersangka. 

“Namun setelah aksinya yang ke tujuh, tersangka mulai susah dihubungi korban. Apalagi saat ditagih untuk segera menikahinya. Dari sanalah korban ketakutan hingga ketahuan oleh orang tuanya,” ungkap Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni Senin (1/1). 

Ruth Yeni mengatakan, setelah tersangka ditangkap ia mengakui jika dari awal ia tak berniat menikahi korban. Sebab setelah puas dengan korban, ia akan pulang ke kupang.

“Tersangka mengaku nekat mencabuli korban lantaran tergoda oleh tubuh korban. Apalagi korban tak menolak saat ia dicabuli,” imbuh Ruth.(yua/no).

(sb/yua/jek/JPR)