Pulang Kampung Bawa Oleh-oleh – Radar Surabaya

Lukman asal Kuala Lumpur mengatakan bukan tidak mau pulang ke Pulau Bawean, tapi sampai sekarang masih mengumpulkan bekal. Diantaranya oleh-oleh yang akan dibagikan kepada warga di kampung. “Jika pulang tanpa membawa oleh-oleh, sepertinya malu untuk pulang,”katanya.

Hal senada disampaikan Arie Salim, jika pulang wajib membawa oleh-oleh untuk keluarga di Pulau Bawean. “Diantaranya baju dan lain-lain, agar yang mengharapkan bisa mendapatkan oleh-oleh,”ujarnya.

Menurutnya pulang membawa oleh-oleh sudah termasuk tradisi yang sampai sekarang masih dipertahankan. Sebaliknya, jika akan kembali kebiasaan warga juga memberi balasan dengan gula merah dan lainnya.

Jika dipantau dalam pelayaran ke Pulau Bawean hampir setiap saat dipenuhi barang bawaan dari Malaysia atau Singapura. Tentu banyaknya barang untuk oleh-oleh.di kampung halamannya. (bst/rtn)

(sb/ris/ris/JPR)