Puncak Penghujan Bakal Datang, Waspadai Angin Kencang – Radar Bromo

Hal ini diakui Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana. Ia menyampaikan, Januari ini merupakan puncak penghujan. Kondisi itu akan berlangsung hingga bulan Februari 2018.

Tingginya intensitas hujan tersebut disertai dengan gumpalan awan pekat yang beresiko terjadinya angin kencang. “Dampaknya berisiko terhadap ancaman pohon tumbang dan bencana lain imbas angin kencang,” ungkap Bakti, kemarin (18/1).

Bakti menuturkan, sepanjang Januari ini pihaknya sudah mendapati sejumlah kasus angin kencang di wilayah Kabupaten Pasuruan. Tak kurang dari tujuh kasus angin kencang membuat sejumlah rumah warga dan pohon-pohon bertumbangan. Kasus tersebut terjadi di beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Pasuruan. Seperti di Prigen, Pandaan dan sejumlah daerah lainnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk mewaspadai ancaman angin kencang ataupun puting beliung tersebut. Langkahnya dengan mengurangi risiko atas dampak angin kencang tersebut. 

“Misalnya dengan pemangkasan pohon-pohon yang dianggap membahayakan atau rawan roboh,” bebernya. 

Hal serupa juga diungkapkan Kepala BPBDKota Pasuruan, Yanuar Afriansyah

Jumlah kebencanaan di Kota Pasuruan sepanjang tahun 2017 mencapai 75 kejadian. Angka ini mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencapai 50 kejadian. Dari puluhan kejadian tahun lalu, ada 7 insiden angin kencang yang pernah terjadi, saat punjcak penghujan. 

“Karena itu, saya menghimbau agar masyarakat lebih menghargai alam dan melakukan langkah preventif dari diri sendiri. Tujuannya, agar bencana di Kota Pasuruan dapat ditekan. Sebab, BPBD hanya bertugas melakukan upaya dampak bencananya,”terang Yanuar. 

Selama musim hujan di akhir tahun hingga saat ini, sudah pernah beberpa kali angin kencang terjadi. Kejadian diantaranya adalah tumbangnya pohon. Beruntung sejauh ini, tidak sampai menimbulkan kerugian materil maupun jiwa.

Di tahun lalu, angin yang terjadi di puncak penghujan, pernah merusakkan rumah. Jika diwaspadai sejak dini, setidaknya dampak bisa diminimalisir.

(br/fun/one/fun/JPR)

Source link