Raih Akreditasi Utama, Tahun 2019 Incar Akreditasi Paripurna – Radar Madura

Capaian membanggakan ini tidak terlepas dari keberhasilan menjalankan program inovatif. Sehingga, bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Puskesmas yang dipimpin Hj. Nur Hotibah, S.ST., M.Kes., ini menargetkan akreditasi paripurna pada 2019.

Nur Hotibah menerangkan, akreditasi puskesmas ada empat. Yakni, paripurna, utama,  madya, dan dasar. ”Yang akreditasi utama hanya Puskesmas Kamal se-Madura,” terangnya.

KOMPAK: Puskesmas Kamal juara harapan ketiga lomba Toga dan Akupresur tingkat Jawa Timur.
(Radar Madura/JawaPos.com)

Untuk menggapai akreditasi utama harus memiliki sumber daya manusia (SDM) mumpuni serta sarana dan prasarana memadai. Juga ditopang program inovatif dan banyaknya prestasi yang telah diraih. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal.

Beberapa program inovatif dijalankan puskesmas ini. Di antaranya, kunjungan pasien ke puskesmas dibagi dua jalur. Pasien biasa dibedakan dengan pasien ibu hamil dan lansia. Ketika terjadi antrean, pasien ibu hamil dan lansia tidak mengantre.

Selain itu, intens menjalankan program pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA) terhadap wanita. Program ini bisa menekan terjadinya kanker serviks, sehingga tidak ada masyarakat Kamal yang terjangkit penyakit tersebut.

Lalu, menjalankan program inovatif usaha kesehatan gigi mulut (UKGM) di lembaga pendidikan tingkat PAUD, SD, SMP, dan SMA/SMK se-Kecamatan Kamal. Tindak lanjut dari program tersebut adalah usaha kesehatan sekolah (UKS).

Kemudian, dilanjutkan dengan program Bakti Husada yang diikuti 25 lembaga pendidikan. Pelajar diberikan pemahaman dunia kesehatan, sehingga mengetahui dan bisa menjaga kesehatan sejak dini.

Pelajar juga dibekali dengan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Jika ada tema atau keluarga yang mengalami gejala sakit, bisa melakukan pertolongan pertama sebelum dibawa ke puskesmas atau rumah sakit. ”Semua prorgam kami berjalan dengan baik,” ucapnya.

Puskesmas Kamal juga telah dilengkapi dengan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Sejak tahun ini diterapkan manajemen sistem online. Namun, masih ada beberapa penyempurnaan. Tahun depan akan membeli server canggih. Semua manajemen bisa terekam dengan baik dan bisa diakses dari semua unit. Dengan demikian, lebih memudahkan dalam memberikan pelayan yang baik pada pasien.

Selain itu juga dimudahkan dalam mengkroscek semua data. Contohnya, untuk melihat total keseluruhan kunjungan pasien, poli mana saja yang paling banyak dan sedikit dikunjungi pasien, melihat jenis-jenis penyakit pasien. ”Semua data itu bisa dilihat dari semua unit. Tinggal klik saja di komputer, langsung muncul data-data yang dicari,” paparnya.

Dengan semua itu Nur Hotibah yakin bukan hal mustahil untuk mendapatkan akreditasi paripurna. Tahun depan akan mengajukan semua persyaratan akreditasi paripurna. Sehingga tahun berikutnya bisa mendapatkan akreditasi tersebut. ”Berkat dukungan tim dan doa restu masyarakat Kamal, kami sangat optimistis Puskesmas Kamal pada 2019 bisa meraih akreditasi paripurna,” tandasnya. 

(mr/bam/luq/bas/JPR)