Ramai-ramai Pelesir Keluar Kota – Radar Bromo

PANGGUNGREJO – Eksekutif dan legislatif di Kota Pasuruan kini ramai-ramai mengikuti study banding. Giat study banding itu dilakukan untuk membahas persiapan program pembangunan tahun depan.

Giat study banding itu rupanya sudah direncanakan jauh hari. Ini lantaran, dewan dan eksekutif di Pemkot Pasuruan sejatinya masih punya tanggungan pembahasan rancangan anggaran anggaran pendapatan belanja daerah (R-APBD) 2018.

Dari pihak legislatif, sebanyak 30 anggota DPRD Kota Pasuruan yang ikut. Sementara dari eksekutif, hampir semua organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan, turut serta. Semuanya berangkat mengikuti study banding sejak Rabu (15/11). Study banding yang diagendakan selama 4 hari ini bertujuan untuk membahas program unggulan di masing-masing daerah.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Pasuruan, Raden Murahanto mengatakan seluruh anggota dewan mengikuti study banding. Daerah tujuan study banding berbeda-beda sesuai dengan program yang akan dibahas oleh komisi tersebut.

Ia merinci anggota Komisi I berangkat menuju Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), anggota Komisi II melakukan study banding ke Jogjakarta sementara komisi III study banding ke Denpasar Bali. Di lokasi tersebut setiap komisi akan mempelajari program unggulan.

“Seluruh anggota komisi dan pimpinan dewan ikut. Ada 3 daerah tujuan yang menjadi sasaran study banding selama 4 hari,” katanya.

Ketua Komisi I DPRD Kota Pasuruan, Muhammad Arif Ilham mengatakan dalam study banding, pihaknya ingin mengetahui penerapan iklusi dan pengeolaan SMA/SMK. Seperti upaya pemda tersebut untuk menjamin siswa dapat bersekolah dengan nyaman.

“Kota Pasuruan mulai tahun ini kan sudah menerapkan inklusi. Saya ingin tahu di sana penerapannya seperti apa. Sehingga, kekurangan di Kota Pasuruan bisa ditingkatkan,”katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Pasuruan, Helmi menyebut dalam study banding pihaknya ingin melihat infrastruktur penunjang Kota Pusaka. Hasilnya, nanti akan bisa diimplementasikan di Kota Pasuruan.

Source link