Pasalnya, William Robert Flood atau yang akarab disapa Don Willo secara mengejutkan tidak akan dipakai jasanya oleh Bali United.

Padahal Don Willo baru saja diperkenalkan sebagai pemain anyar Serdadu Tridatu Jumat lalu (6/7).

Kepada Jawa Pos Radar Bali, Chief Operating Officer (COO) PT LIB Tigor Shalom Boboy membenarkan bahwa Willo Flood tidak lolos verifikasi administrasi dan gagal berseragam Bali United musim ini.

“Iya benar,” ucapnya singkat. Tigor Boboy juga mengatakan meski Willo Flood bermain untuk Dundee United musim lalu, tapi dia tidak akan bisa bermain di Liga 1 musim ini.

Sebab Dundee adalah penghuni Scottish Championship atau kasta kedua Liga Skotlandia.

Berdasar regulasi Liga 1 tentang verifikasi pemain asing yang merujuk AFC Club Competition Ranking, hanya pemain dari strata 1, 2, dan 3 dari tujuh negara UEFA yang bisa bermain di Indonesia.

Pemain dari strata 1 dan 2 dari tujuh negara UEFA lainnya diperbolehkan bermain di Liga 1.

Sedangkan negara lainnya termasuk Skotlandia hanya memperbolehkan pemain yang merumput di klub strata 1 atau Scottish Premiere League yang bisa diverifikasi sebagai pemain anyar.

Bisa ditarik kesimpulan, ada kesalahan admistrasi yang dilakukan oleh Manajemen Bali United. Pihak Manajemen Bali United serta sang agen Kevin Oliveira tidak melihat regulasi Liga 1 secara jelas.

Dan jelas saja hal ini sangat merugikan Willo Flood karena dia sebelumnya sudah resmi berseragam Dunfermline Athletic.

Dia bersama klub penghuni kasta ketiga Liga Skotlandia ini hanya sembilan hari dan lebih memilih berseragam Bali United.

Padahal, Manajemen Serdadu Tridatu tampak sumringah dengan kehadiran Flood. Apalagi pemberitaan media asing tentang Bali United sangat kencang setelah Flood akan direkrut oleh Bali United musim ini. 

(rb/lit/mus/mus/JPR)

Source link