Rumah Dibobol Tetangga – Radar Bromo

Alih-alih menolong, ia malah membobol rumah tetangganya sendiri, Suryono, 46. Duit Rp 3 juta yang didapat dari rumah korban pun digunakannya untuk berfoya-foya bersama kekasihnya.

Selasa (9/1) lalu, Mulyadi dibekuk polisi setelah korban melaporkan kejadian itu ke polisi. Kini, Mulyadi yang sudah jadi tersangka ditahan di Mapolsek Lumbang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia disangka melanggar pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.  

Informasinya, tersangka menyatroni rumah korban dengan cara menaiki lantai dua rumah korban, Senin (8/1), sekitar pukul 23.00 WIB. Ia masuk rumah melalui pintu di lantai dua yang lupa tak dikunci. Dari situ, tersangka menuju kamar korban.

Beruntung, korban yang saat itu menonton televisi di ruang tengah lantai bawah mendengar ketika tersangka membuka pintu. Karenanya, korban naik ke lantai dua untuk mengecek. 

“Korban naik ke lantai atas dan korban memergoki tersangka,” ujar Kanit Reskrim Polsek Lumbang Bripka Dadang, kemarin.

Namun, usaha korban menangkap pelaku tak berhasil karena Mulyadi keburu kabur. Mendapati itu, korban memeriksa isi kamarnya. 

Ternyata, Mulyadi diketahui telah membawa kabur uang sekitar Rp 3 juta yang disimpan di lemari korban. “Mengetahui uangnya hilang, korban melapor pada kami. Laporan itu langsung kami tindak lanjuti dan kami tangkap pelaku,” ujar Dadang.

Nah, Mulyadi sendiri akhirnya berhasil ditangkap di Jalan Desa Brangga, Kecamatan Lumbang. Namun, uang milik korban sudah habis dipakai foya-foya bareng kekasihnya. 

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui melakukan pencurian itu. Selama ini, tersangka memang meresahkan tetangganya. Karena sering mencuri tabung gas, beras, durian, dan barang-barang lainnya,” ujar Dadang.

Sementara itu, Mulyadi mengaku mengambil uang korban untuk foya-foya. Duit itu telah habis digunakan menyewa sebuah mobil dan mengajak pacarnya jalan-jalan. Serta, membeli sejumlah pakaian. “Saya gunakan untuk foya-foya dan jalan-jalan,” ujarnya. 

(br/mie/sid/mie/JPR)

Source link