Safari Jurnalistik Ramadan MTsN 6 Kediri – Radar Kediri

Hal ini penting, karena selain memberi pengalaman baru ke siswa, diharapkan kegiatan ini juga ikut mendukung rubrik dalam majalah Al-Aliim yang diterbitkan oleh madrasah yang dulu dikenal dengan MTsN Puncu ini. “Kalau ada yang bercita-cita jadi jurnalis, kegiatan ini juga untuk memfasilitasi mereka,” paparnya.

Dimulai sekitar pukul 08.30, kegiatan ini bertempat di aula madrasah. Diisi oleh Adi Nugroho, redaktur Jawa Pos Radar Kediri, kegiatan berlangsung interaktif. Ratusan siswa yang menjadi peserta Ramadan School terlibat dalam tiap pembahasan. Mereka aktif bertanya. Mulai dari soal apa itu berita, syarat-syaratnya, hingga terkait penentuan angle dan lead berita. “Berita harus menarik, bahkan sejak kata pertamanya,” ujar Adi. 

SEMANGAT: Siswa-siswi MTsN 6 Kediri membentuk kelompok redaksi untuk mengerjakan penulisan berita.
(BAGUS ROMADHON – JawaPos.com/RadarKediri)

Setelah mendapatkan materi selama satu jam, siswa kemudian diajak menentukan topik apa yang ingin mereka tulis menjadi berita. Banyak ide menarik yang muncul. Mulai dari soal kondisi parkir sekolah, ramainya kantin, jumlah buku di perpustakan, penegakan aturan jam masuk, hingga petugas kebersihan sekolah yang pandai berbahasa Inggris.

Dibagi dalam sejumlah kelompok, para siswa pun membentuk kelompok redaksi yang terdiri dari pewawancara, penulis, hingga editor. Mereka nampak sangat antusias dan bersemangat menyelesaikan tugas penulisan yang diberikan. 

(rk/*/die/JPR)

Source link