Sakera jadi Pahlawan – Radar Bromo

TUNTUT: Sakera Community ketika mendatangi kantor DPRD untuk meminta agar legislatif ikut memperjuangkan Sakera menjadi pahlawan nasional.
(Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

BANGIL – Keinginan masyarakat Pasuruan agar Sakera atau Sagiman untuk menjadi pahlawan nasional, akan menemui jalan berat. Ini lantaran, tidak mudah untuk menjadikan Sakera masuk sebagai pahlawan. Butuh penelitian mendalam hingga akhirnya pemerintah pusat menyetujuinya.

Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan merencakan untuk melakukan penggalian data tentang Pak Sakera. Langkah itu berkaitan dengan rencana pemerintah dalam upaya untuk mengusulkan Pak Sakera sebagai pahlawan nasional.

Hanya saja, rencana itu bakal tak terlaksana. Sebabnya, anggaran yang disiapkan sebesar Rp 90 juta, dianggap bakal mubazir bila direalisasikan. Karena dianggap terlampau kecil dan bakal sia-sia bila dipaksakan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Bambang Hariyanto mengaku, tengah mengusulkan dana Rp 90 juta dalam APBD 2018. Dana tersebut ditujukan, untuk penggalian data-data yang berkaitan dengan Pak Sakera atau Sagiman.

Rencana itu bukan tanpa alasan. Langkah tersebut ditujukan, untuk landasan dalam pengajuan agar Pak Sakera menjadi pahlawan nasional. “Kami butuh penelitan dan penggalian data-data untuk menguak tentang Pak Sakera. Kaitannya, dengan wacana pahlawan nasional yang diusulkan ke pusat untuk Pak Sakera,” terang dia.

Namun, rencana itu sepertinya tak akan terlaksana. Sebab, dewan tak sependapat dengan rencana itu. Menurut anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Kasiman, anggaran yang disediakan terlampau kecil. Hal ini rentan akan menyebabkan kemubaziran dalam penggalian data. Imbasnya, penggalian data yang akan dilakukan, tak akan selesai dan menyebabkan, kesia-siaan. “

Penggalian data itu butuh biaya besar. Kalau setengah-setengah, alangkah baiknya tidak dilakukan,” sampainya.

Ia memandang, alangkah baiknya jika penganggaran tersebut, dialihkan untuk program yang lebih penting untuk masyarakat luas. Seperti penelitian terhadap masyarakat yang terdampak sosial. Mulai anak jalanan, narapidana, PSK dan masalah-masalah sosial lainnya. Supaya, ada langkah lanjutan, untuk mengatasi problem yang berkaitan dengan masalah sosial itu.

nyekar, sakera, sakera madura, lorek merah, pahlawan, madura, arudam, makam sakera

NYEKAR: Sejumlah warga di makam Sakera yang ada di Bangil.
(Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

(br/one/fun/fun/JPR)

Source link