Salah Pilih Penadah, Pelaku Curanmor Diciduk Pembelinya – Radar Surabaya

Penangkapan Bambang dilakukan oleh anggota unit Reskrim Polsek Sawahan, Minggu (10/6). Saat itu, polisi mendapatkan broadcast  adanya seorang yang menjual motor. Namun motor tersebut dijual dibawah harga pasar. 

“Karena curiga itu motor hasil curian, maka kami menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Sawahan, AKP Haryoko Widhi, Senin (11/6).  

Setelah beberapa kali berkomunikasi, anggota polisi yang menyamar sebagai pembeli itu lantas mengajak Bambang untuk melakukan transaksi. Lokasi transaksi dilakukan di kawasan Jalan Dukuh Kupang. Setelah itu, polisi dan Bambang akhirnya bertemu. 

“Kemudian tersangka membawa jenis motor matic yang ingin dijual. Setelah kami cek ternyata surat-suratnya tak ada. Selain itu, kunci kontak motor tersebut dalam keadaan rusak,” terangnya. 

Tak menungu lama polisi lalu menangkap Bambang. Setelah itu, pelaku dan barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Sawahan untuk dilakukan pemeriksaan. Hasilnya. Pelaku mengakui jika sepeda motor tersebut dicuri dari tempat kost Jalan Putat Jaya Timur C, Surabaya.

Korbannya adalah Yeni Praharani,25, warga Dukuh Kupang Timur Surabaya, yang saat itu memarkir motornya di teras. Namun setelah korban keluar rumah, korban mendapati motornya sudah raib. 

Korban kemudian memeriksa rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di sekitar rumahnya, dan melihat pelaku saat itu mengambil motor miliknya. Dalam rekaman CCTV, tampak pelaku terlihat mengambil motor dengan cara merusak kontak dengan kunci T, kemudian membawa kabur.

“Selain bukti pengakuan tersangka, kami juga mendapati bukti laporan korban hingga rekaman CCTV pelaku saat beraksi,” tandasnya. 

Sementara itu, kepada polisi tersangka mengaku baru dua kali beraksi. “Saya terpaksa mencuri karena tak punya kerjaan,” aku Bambang. (yua/rud)

(sb/yua/jek/JPR)