Sales Divonis 1 Tahun 9 Bulan – Radar Surabaya

GRESIK-Andika Dian Prasetyo harus mendekam di balik jeruji besi. Warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Kabupaten Probolinggo itu diputus bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Dia divonis penjara 1 tahun 9 bulan.

Lelaki 33 tahun itu merupakan sales salah satu pabrik keramik di kawasan Gresik selatan. Ia dinyatakan terbukti bersalah setelah tidak menyetorkan uang perusahaan. Uang hasil penjualan keramik senilai Rp 102 juta tidak diberikan ke perusahaan. ”Menjatuhi hukuman penjara selama satu tahun sembilan bulan,” ucap Ketua Majelis Hakim Agung.

Putusan tersebut lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Pada sidang sebelumnya, JPU Thesar Yudi Prasetya mengajukan tuntutan agar terdakwa dijatuhi hukuman dengan kurungan penjara selama 1 tahun 6 bulan penjara. JPU menganggap terdakwa terbukti melanggar pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Meski demikian, putusan tersebut belum berkekuatan hukum tetap. JPU maupun terdakwa sama-sama menyatakan pikir-pikir atas vonis  itu. ”Pikir-pikir, Yang Mulia,” ujar JPU Thesar.

Menurut Thesar, terdakwa tidak terbukti melakukan penggelapan. Yang terbukti adalah tindak pidana penipuan. Karena itu, berdasarkan hasil rapat dengan Kajari, tuntutan yang diajukan 1 tahun 6 bulan. ”Tapi hakim punya pendapat lain, itu sah-sah saja,” katanya.

Apakah akan banding? Thesar belum bisa memutuskan. Hal tersebut akan dirapatkan kembali dengan pimpinan, baik dengan Kasi Pidum (pidana umum) atau dengan Kajari.

”Karena terdakwa juga pikir-pikir. Kalau terdakwa banding, kita pasti banding,” pungkasnya. (yud/jee)

(sb/yud/ris/JPR)