Salwa – Bahtiar Klaim Menang – Radar Jember

Hasil penghitungan internal tim Sabar, perolehan suara pasangan ini berhasil mengungguli pasangan Dhafir – Dayat. Sekretaris Badan Saksi Pemilu Nasional Pasangan Sabar Joni Adi Putra mengungkapkan, pihaknya sangat optimis menang. Sebab pada pukul 20.54 tadi malam, perolehan suara paslon 1 sudah 50 persen sedang paslon 2 47 persen. “Kami sangat optimistis, karena basis kemenangan sudah kami masukkan,” tegasnya.

Data saat itu didapat dari 1.100 TPS yang masuk. Sementara total ada sebanyak 1.500 TPS. Pihaknya masih akan terus melakukan penghitungan sampai semuanya tuntas. Dengan perolehan tersebut, tim PDIP mengklaim, kerja kerasnya selama ini membawakan hasil.

Sementara Nanang, tim Dhafir-Dayat mengungkapkan pihaknya tetap optimistis memenangi Pilkada. Sebab hasil quick count belum bisa dijadikan patokan dna sifatnya masih meraba-raba. Dia mengakui, memang jika dilihat hasil quick count, paslon nomor 2 kalah tipis. Namun itu belum final. Pihaknya masih akan melakukan penghitungan C1 yang masuk. “Kami belum mengeluarkan statemen apapun tentang hasil pilkada, tunggu saja hasil pengitungan riilnya dari KPU,” tegasnya.

Nanang bahkan berkali-kali menegaskan jika hasil quick count tak isa dijadikan patokan. Dia menyebut, yang valid adalah hasil penghitungan KPU. Sehingga pihaknya meminta seluruh elemen masyarakat untuk menunggu hasil dari KPU Bondowoso. “Ini baru awal perjalanan, jangan langsung mengklaim, tunggu dari KPU,” tegasnya.

Klaim kemenangan pasangan calon nomor urut 1, rupanya langsung disambut antusias oleh massa pendukungnya. Hingga malam hari, mereka terus berdatangan ke kantor DPC PDIP Bondowoso, salah partai pengusung Sabar. 

“Mereka tidak hanya kader PDIP tapi juga koalisi dan simpatisan Sabar. Datang sendiri, spontanitas tanpa kita komando,” tutur Iik A. Wiryantoro, Wakil Sekretaris DPC PDIP Bondowoso saat ditemui Jawa Pos Radar Ijen, tadi malam. 

Dari pantauan Jawa Pos Radar Ijen, kantor DPC PDIP masih sepi pada sore hari. Pengurus partai masih sibuk mengkoordinasi penghitungan suara, baik secara quick count maupun real count. Suasana berubah setelah sekitar pukul 19.00 WIB ketika penghitungan real count dari berbagai pihak sudah selesai dan menyatakan pasangan Sabar sebagai pemenang. 

“Meski demikian, kami menghimbau agar seluruh massa tetap menahan diri dan tidak terjebak euforia. Selain sambil menunggu pengumuman resmi KPU, juga untuk mencegah terjadinya gesekan dan menghormati perasaan massa pendukung kelompok lain,” lanjut Iik.

Semakin malam, massa terus berdatangan ke lantor PDIP. Mereka semakin yakin Sabar menang setelah mendengar informasi hasil real count. “Perhitungan quick count internal dan berbagai pihak, kita menang dengan selisih sekitar 13 ribu suara atau 5 persen,” tutur Iik. 

Sempat terjadi kemacetan di jalan protokol depan kantor DPC PDIP. Beberapa kali massa memekikkan takbir sambil berpelukan atau berfoto bersama. 

Atas kemenangan ini, Iik menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bondowoso. “Kunci kemenangan karena kesolidan kader partai dan massa pendukung Sabar,” tutur Iik. 

Menang dalam perhitungan sementara dengan selisih suara tipis, Iik tidak memungkiri adanya peluang jika hasil tersebut akan digugat ke Mahkamah Konstitusi. Atas hal tersebut, pihaknya menyatakan telah mengantisipasinya sejak jauh-jauh hari. “Kita ikuti aturan yang berlaku. Sejak awal kita sudah antisipasi dengan Badan Saksi Pemenangan Nasional (BSPN) yang mengawal semua tahapan sejak pencoblosan hingga rekapitulasi nanti,” pungkas Iik.

(jr/hud/ras/das/JPR)

Source link