Pasar murah ini digelar dalam rangka menyambut lebaran. Acara pasar murah ini didukung dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati, serta dari Provinsi Jawa Tengah.

Bupati Haryanto usai membuka pasar murah tersebut mengungkapkan, kegiatan pasar murah dilakukan memang untuk membantu warga kurang mampu. Terlebih menjelang lebaran, kebutuhan meningkat dari biasanya.

”Pemerintah kabupaten memberikan potongan harga untuk semua kebutuhan pokok yang dijual,” terang Bupati Haryanto kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Seperti diketahui, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati menyiapkan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, dan juga minyak goreng. Sementara dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Jawa Tengah menyiapkan 600 paket sembako murah. Terdiri dari beras, minyak goreng, gula, serta mi instan.

Pasar murah yang menjadi agenda tahunan ini sangat banyak peminatnya. Belum sampai seharian, barang-barang kebutuhan pokok tersebut ludes terjual. Pasar murah ini sendiri diperuntukkan bagi warga kurang mampu. Mereka oleh pemerintah desa setempat dibekali kupon sebagai tanda bisa membeli sembako di pasar murah ini. Selain itu, di pasar murah ini juga menjual gas elpiji 3 kilogram. Dijual dengan harga Rp 15 ribu.

Selain pasar sembako murah, kesempatan ini juga digunakan untuk pamer produk lokal Kabupaten Pati. Produk lokal itu seperti makanan-makanan ringan khas buatan dari warga Kabupaten Pati.

(ks/aua/him/top/JPR)