Sampaikan Selamat Galungan dan Kuningan, Ini Doa Bupati Jembrana – Bali Express

BALI EXPRESS, NEGARA – Umat hindu kembali memperingati Hari Raya Galungan dan Kuningan, yang diyakini sebagai hari kemenangan dharma atas adharma. Hari suci Galungan yang datang setiap enam bulan sekali ini tepatnya pada setiap Budha Kliwon Wuku Dungulan, tahun ini jatuh pada tanggal 30 Mei 2018. Sedangkan Hari Suci Kuningan yang datang setiap Saniscara Kliwon Wuku Kuningan, tahun ini jatuh pada tanggal 9 Juni 2018.

Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi wakilnya I Made Kembang Hartawan, turut mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Galungan Kuningan kepada seluruh umat.  “Semoga  dihari kemenangan dharma ini, kita semua mendapatkan berkah, kesucian hati, serta berada dalam lindungan Ida Sanghyang Widi Wasa ,” ujar Artha. Selain itu Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Jembrana untuk merayakan Hari Suci Galungan dan Kuningan dengan penuh rasa bhakti dengan tetap menjaga toleransi yang sudah terjalin dengan baik selama ini. Selain itu  dengan ikut menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing. ”Kita tidak mungkin dapat bekerja maupun bersembahyang dengan tenang, tanpa didukung oleh suasana yang aman dan nyaman. Karena itu saya harapkan semua pihak terlibat, baik perbekel, kadus/kaling, pecalang termasuk masyrakat untuk waspada menjaga lingkungannya dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Selain itu , Artha berharap  hakekat kemenangan Dharma atas Adharma di Hari Raya Galungan dan Kuningan ini benar-benar dimaknai dan diimplementasikan dengan baik sehingga tercipta ketenangan dan kemenangan bagi seluruh umat manusia.

Sementara itu Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan mengatakan melalui perayaan hari raya yang suci ini, dirinya mengajak umat hindu sedharma untuk selalu menyebarkan dharma kepada sesama. Kepada masyarakat Jembrana, Kembang juga berpesan agar momentum kemenangan dharma atas adharma dapat dijadikan sebagai spirit untuk membangun Jembrana dari Desa dan Kelurahan. “Kemenangan dharma atas adharma yang telah dirayakan setiap Galungan dan Kuningan hendaknyalah diserap dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Dharma tidaklah hanya diwacanakan tapi dilaksanakan,” pungkas Kembang.

(bx/tor/yes/JPR)

Source link