Saya Punya Mata-mata, Jangan Coba-coba Berkhianat! – Bali Express

Di balik target yang ingin dicapai, Wayan Koster me-warning kader partai yang berani berkhianat. Dalam pidato politiknya, Koster menegaskan, tak segan-segan memberikan sanksi tegas kepada kader yang berkhianat.

Tak cukup di situ. Pria asal Sembiran, Tejakula ini pun sudah menempatkan beberapa orang mata-mata yang bergerak memantau pergerakan para kadernya.

“Jangan coba-coba berkhianat. Saya tahu. Bilang ini itu, tapi nyatanya lain. Saya sudah taruh beberapa orang yang menjadi mata-mata yang berasal dari luar struktur partai, jadi saya tahu, siapa yang berani berkhianat,” tegas Koster pada Jumat (1/12) sore.

Ancaman tersebut menurut Koster dinilai hal yang wajar. Mengingat, Buleleng merupakan tanah kelahiran Koster yang merupakan kandangnya. Dengan tagline “Jani be Nindihin Nyame Gelah” Koster pun meminta masyarakat Buleleng all out mengantarkan KBS-Ace meraih Bali Satu. “Untuk target, Buleleng minimum 75 persen lah,” imbuhnya.

Meski optimis menang di Buleleng, namun Koster masih berpikir keras untuk berusaha menang di Kabupaten lain, terutama di Karangasem dan Klungkung. “Intinya Partai harus solid. Selanjutnya, semua petugas partai bekerja seoptimal secara gotong royong. Saya yakin plus, militansi masyarakat Buleleng dengan tagline Jani be Nindihin Nyame Gelah kami bisa menang. Pemetaan sudah ada, hanya kami harus bekerja keras di Karangasem dan Klungkung,” ungkap Koster.

Ketua Tim Pemenangan KBS-Ace di Buleleng Gede Supriatna menjelaskan, berdasarkan hasil rapat koordinasi Buleleng ditarget meraih suara minimum 71 persen. Target itu, lanjut Supriatna, optimis diraih. Sebab masyarakat Buleleng sangat termotivasi memilih jika ada Putra Buleleng yang dicalonkan sebagai gubernur. Terkait dengan intruksi Koster, harus mencapai 75 persen, Supriatna mengaku, mampu memenuhi target itu.

“Astungkara, melihat kondisi partai dan masyarakat Buleleng yang sangat solid mendukung KBS-Ace, mudah-mudahan bisa mencapai target itu (75 persen, red). Yang jelas, kami akan berusaha keras melebihi target itu,” pungkas Supriatna. 

Sementara itu Ketua DPC PDIP Buleleng Putu Agus Suradnyana mengaku, optimis KBS-Ace berjaya di Buleleng. Menurutnya, kemenangan KBS-Ace di Buleleng merupakan jawaban atas ketimpangan pembangunan antara Bali Utara dan Bali Selatan selama ini.

“Induk partai sudah memberi kesempatan putra terbaik menjadi Cagub dari PDIP. Jadi, tidak salah rasanya berjuang bersama-sama dengan tagline itu. Jadi masyarakat Buleleng agar bisa paham keseimbangan Bali Selatan dan Bali Utara, terjawab dengan terpilihnya pak Wayan Koster,” jelas Suradnyana. 

(bx/dik/yes/JPR)

Source link