Sedang Foto-fotoan, Handphone Dirampas di Klurak Candi – Radar Surabaya

Agus Suwandak Melani, 47, warga Desa Terungwetan RT 3 RW 1, Kecamatan Krian, menuai akibat dari perbuatan yang dilakukannya. Gara-gara merampas handphone (HP), kini ia dijebloskan ke tahanan Polsek Candi. Korbannya adalah Brian Agus Saputra, 17, warga Dusun Nyamplung, Desa Sumokali, Candi. Bahkan, selain Brian, masih ada tiga korban lainnya yang sama-sama HP-nya dirampas.

Peristiwa ini semuanya terjadi di Perumahan Haveland, Desa Klurak, Candi, Kamis (18/1) sekitar pukul 19.00. Kejadian bermula, saat Brian bersama Moch Mujiono (temannya) mengendarai motor menuju ke taman di pintu masuk Perumahan Haveland itu. Di sana keduanya hendak mengambil foto-fotoan dengan latar belakang beberapa objek di taman tersebut. 

Nah, saat asyik foto-fotoan itu, datang tersangka yang mengendarai sepeda motor langsung berhenti di samping korban. “Tersangka ini langsung meminta HP. Karena ketakutan korban (Brian, Red) menyerahkannya,” jelas Kanitreskrim Polsek Candi Iptu Isbahar Buamona.

Setelah mendapatkan HP Brian, rupanya tersangka belum puas. Ia masih mencari sasaran lagi di lokasi yang sama. Kebetulan, ada tiga perempuan duduk-duduk dan ia pun mendatanginya, serta melakukan hal sama, meminta HP mereka. Jadi, sekali beraksi malam itu, ia mendapat empat HP sekaligus. 

Hanya saja, ketika ia hendak pergi, korban berteriak minta tolong. Teriakan itu didengar oleh personel Polsek Candi yang kebetulan berada di lokasi sedang berpatroli. “Sehingga tersangka kami amankan dan kami bawa ke Polsek Candi,” katanya.

Isbahara mengatakan, dari pemeriksaan terhadap tersangka ia mengancam korban dengan menakut-nakutinya jika ada konten porno dalam ponsel itu. Ia pun mengancam akan membawa korban ke kantor polisi sehingga yang bersangkutan memberikan HP-nya begitu saja. 

“Ia mengaku baru sekali ini melakukannya (merampas HP), namun kami tidak percaya dan masih menyelidikinya,” terangnya. (gun/jee) 

(sb/gun/rek/JPR)