Sehari, Grebek Tiga Pabrik Arak – Radar Bojonegoro

Sehari itu, tim menggerebek tiga lokasi pabrik arak. Ketiganya berlokasi di Desa Prunggahan Kulon, kecamatan setempat.

Mereka yang diamankan adalah Suwarni, 45, Sulasih, 48, dan Rawi, 55. Rumah ketiganya tidak berjauhan.

Jaraknya hanya sekitar satu lemparan batu. Barang bukti yang diamankan total 4.000 liter baceman arak yang ditempatkan dalam 20 drum dan 130 liter arak siap edar.

Berikutnya seperangkat alat produksinya, berupa 6 tabung elpiji 3 kilogram (kg), 3 unit tungku, serta seperangkat selang.

Kapolsek Semanding AKP Desis Susilo mengatakan, awalnya yang dirazia adalah rumah Sulasih. Ibu rumah tangga tersebut bukanlah pemain baru.

Dia tiga kali diamankan dan baru sekali menjalani hukuman. Tak ingin hanya tempat produksinya yang diobok-obok, Sulasih pun ”menyanyi”.

Dia pun membocorkan rumah produksi milik kompetitornya yang tak jauh dari rumahnya. 

Sulasih benar-benar totalitas dalam beroperasi. Tidak ingin tempat kejahatannya kembali tercium, dia membangun pabrik arak ketiga tersebut di balik toilet.

Tempat produksi tersebut menempati ruang khusus yang hanya bisa dimasuki melalui pintu rahasia di dalam toilet.

Ketika didatangi petugas, Sulasih sempat membantah dia memproduksi arak. 

Namun, setelah digeledah dan ditemukan ruang khusus yang dijadikan produksi, dia tak bisa berkelit.

Home industry arak berikutnya yang digerebek milik Suwarni dan Rawi. Di dua rumah ini, petugas tidak mendapatkan barang bukti arak siap edar.

Petugas hanya menyita barang bukti ribuan liter baceman, tungku, kompor dan peralatan lainnya yang biasa digunakan untuk produksi arak.

Suwarni dan Rawi merupakan pemain baru. Mereka mengaku baru menjalankan bisnis haram tersebut sekitar dua bulan terakhir.

(bj/yud/ds/bet/JPR)

Source link