Semeru Muntahkan Awan Panas – Radar Jember

Dari pos pantau Gunung Semeru di Gunung Sawur dilaporkan, guguran awan panas ini hanya terjadi sekali. Luncuran awan panas itu mengarah ke selatan dan tenggara. Tepatnya, mengarah ke kawasan Besuk Kembar dan Besuk Bang dengan pusat guguran 1 kilometer dari kawah aktif.

Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi Siswanto menjelaskan, meski terjadi guguran awan panas dengan jarak lumayan jauh, kondisi Semeru masih aman. Kondisi ini diperkuat dengan aktivitas lain yang terpantau aman. Tercatat cuaca di puncak Semeru cerah, berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara, timur, selatan, dan barat. “Suhu udara normal antara 22-26 °C. Volume curah hujan tidak tercatat,” ungkapnya.

Untuk visual, gunung dengan ketinggian 3.676 mdpl itu terlihat jelas. Hanya beberapa kali saja tertutup kabut. “Asap kawah nihil,’’ katanya. 

Kondisi seperti itu terlihat sampai kemarin. Hingga siang kemarin, hanya sekali terlihat letusan asap berwarna putih kelabu. Tingginya mencapai 500 meter condong arah barat. “Sejauh ini statusnya tetap normal. Yakni di Level II waspada,’’ katanya. 

Meski demikian, pihaknya mengimbau agar warga tak melakukan aktivitas di radius 4 kilometer dari puncak. “Dikhawatirkan awan panas sewaktu-waktu bisa terjadi lagi,” tambahnya. 

Khusus bagi masyarakat yang bermukim di dekat bantaran sungai yang dialiri lahar dingin Semeru, diimbau untuk waspada. Sungai-sungai itu adalah Besuk Bang, Kembar, Kobokan, dan Besok Sat. Di cuaca ekstrem dengan curah hujan yang sangat tinggi seperti saat ini, lahar dingin tiba-tiba bisa meluncur dari atas. Sebab, Gunung Semeru merupakan salah satu gunung yang sangat aktif. Sangat sering memuntahkan material. Tumpukan material itu sangat potensial meluncur ke bawah karena diguyur hujan. “Bisa terjadi banjir lahar. Dikhawatirkan di puncak terjadi hujan lebat dan air bah menggelontor ke bawah,” tambahnya. 

(jr/fid/ras/das/JPR)

Source link