Seni Wayang – Radar Banyuwangi

GENTENG – Dunia pendidikan mendapat sorotan dari seniman multi talenta asal Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng yang kini menetap di Pondok Kacang, Pondok Aren, Tangerang, Banten, Ki Fathur Gamblang.

Seniman yang baru menyajikan pagelaran wayang kulit dan aksi melukis cepat di RTH Maron, Genteng Kulon, pada Jumat malam (10/11), itu menilai apresiasi dan keterlibatan pelajar di Kecamatan Genteng terhadap seni budaya masih kurang. Padahal pertunjukan seni bisa dimanfaatkan untuk mengenalkan lebih dekat kepada pelajar dengan cara melibatkan peserta didiknya.

Staf pengajar di Jakarta International School (JIS) itu menilai meski pagelaran wayang kulit yang dimainkan itu ramai, tapi tidak dilihat ada keterlibatan anak sekolah untuk menonton. Itu sangat jauh berbeda dengan lembaga pendidikan yang dikelola asing. “Saya tidak melihat ada yang khusus memanfaatkan ini. Padahal saya di Jakarta mengajari anak-anak bule main gamelan, bikin wayang, dan megang wayang, mereka banyak yang mulai bisa, lha kita,” katanya.

Semestinya, terang dia, saat ada kegiatan seni budaya sekolah melibatkan para siswa untuk terlibat. Keterlibatan sekolah bisa dengan cara memberikan tugas kepada siswa untuk memotret acara, mencari biodata seniman yang terlibat, atau melakukan resensi. Dengan demikian, dunia pendidikan sejak dini sudah terlibat dan hadir dalam menjaga kelestarian budaya dan tradisi bangsa. “Mestinya mereka dilibatkan, bisa diberi tugas yang ringan saja,” katanya.

Hal itu dibenarkan seniman asal Desa Genteng Kulon, Hari Bravo. Menurutnya, pengenalan dunia seni dan tradisi untuk pelajar  di Kecamatan Genteng masih belum maksimal. Untuk mengenalkan dunia seni rupa kepada kalangan pelajar, itu harus dilakukan secara mandiri. Setiap kali  menggelar pameran lukisan, dia harus rela mengkoordinir dan memberi gagasan kepada sekolah, seperti dengan mengundang dan menjual booklet kepada pelajar. “Kita jual booklet agar mereka tertarik dengan lukisan, satu dan dua anak akhirnya ada yang tertarik beneran,” jelasnya.(sli/abi)

(bw/sli/ics/JPR)

Source link