Sepuluh BUMN Bantu Pengungsi di Tejakula – Bali Express

Sedikitnya sepuluh BUMN terlibat dalam pengumpulan dana bantuan dari pengungsi.  Diantaranya ITDC Bali,  Asuransi Jiwa Sraya,  Bank Mandiri,  Hutama Karya,  Jamkrindo, Pelindo III,  Pupuk Indonesia, Jasamarga dan Pegadaian, Hotel Indonesia Natour.

Bantuan diserahkan langsung oleh oleh Dirut ITDC Abdulbar M. Mansoer didampingi pimpinan perwakilan BUMN di Bali. Ratusan paket bantuan tersebut diterima oleh Kordinator Satgas Penanganan Pengungsi Gunung Agung Kabupaten Buleleng Made Arya Sukerta didampingi Kadis Sosial Buleleng Gede Komang.

Dirut ITDC, Abdulbar M. Mansoer menjelaskan sebanyak 10 BUMN berhasil mengumpulkan dana bantuan sebesar 1,3 Miliar yang akan disalurkan di tiga Kabupaten,  seperti Karangasem, Klungkung dan Buleleng. Namun khusus di pos Tejakula,  pihaknya menyalurkan bantuan sebanyak 100 juta yang dibelanjakan dalam bentuk barang.

“Jenis bantuan berupa paket sembako seperti beras, sarden, air mineral,  telur,sayuran,  garam.  bahkan kami juga menyerahkan bantuan selimut sama baju kaos,  jaket,  alat MCK. Ini baru tahap awal,  nanti akan kami terus evaluasi bantuannya, apa yang dibutuhkan biar bisa disalurkan secara berkesinambungan,” ujar Mansoer.

Seperti tagline BUMN yang hadir untuk negeri, maka sambung Mansoer BUMN wajib menunjukkan kepedulian dengan membantu pengungsi.

“Ini bagian dari misi kemanusiaan. Nah ketika negara mengalami bencana, maka BUMN wajib hadir membantu saudara kami korban bencana. Apalagi kami ITDC sudah 44 tahun hadir di Bali,  ya wajib ikut berperan meringankan beban saudara kita,” paparnya.

Sementara itu Kordinator Satgas Penanganan Pengungsi Gunung Agung Kabupaten Buleleng Made Arya Sukerta mengapresiasi bantuan dari BUMN yang dikordinir olehITDC Bali. Sebab ditakui Arya Sukerta kondisi logistik sebelumnya sempat mengalami penurunan lantaran jumlah donatur yang saban hari kian berkurang.

“Kami mengapresiasi bantuan dari BUMN.  Tentunya ini sangat meringankan beban pengungsi di Buleleng. Sebab kami sempat kewalahan karena jumlah donator semakin berkurang,”kata Arya Sukerta.

Disinggung terkait mekanisme pendistribusian,  pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Dinsos Buleleng selaku kordinator bidang logistik.

“Sepenuhnya saya serahkan ke Dinsos terkait mekanisme penyaluran bantuannya ke tangan pengungsi. Itu sudah ada skemanya. Yang jelas kebutuhan logistik masih aman hingga sebulan kedepan,” pungkasnya.

Hingga Rabu (6/12) hari ini,  jumlah pengungsi yang khusus ditampung di Kecamatan Tejakula saja mencapai 8 ribh pengungsi.  Sedangkan secara keseluruhan yang ditampung di Buleleng mencapai 10 ribu jiwa yang ditampung di sembilan Kecamatan. 

(bx/dik/yes/JPR)

Source link