SMK Jateng – Radar Semarang

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Drs Gatot Bambang Hastowo MPd, menyampaikan sekolah dengan sistem boarding tersebut diperuntukkan bagi warga Jawa Tengah yang kurang mampu. Mereka akan mendapat pendidikan tanpa dikenakan biaya apapun. Bahkan, seluruh siswa memperoleh seragam, peralatan sekolah, kebutuhan makan selama di asrama, serta kebutuhan lainnya.

“Sekolah layanan publik milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dibiayai APBD penuh itu sebagai upaya pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan. Karenanya, jika ada masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke SMK tapi tidak punya biaya, SMK Negeri Jawa Tengah solusinya. Segera sampaikan informasi ini kepada mereka,” katanya.

KOMITMEN ENTASKAN KEMISKINAN : Plt Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko saat berkunjung ke kampus SMKN Jateng beberapa waktu lalu.
(ISTIMEWA)

Dijelaskan, SMKN Jawa Tengah memiliki tiga kampus. Kampus I, SMKN Jateng Semarang, dengan lima program keahlian. Yakni, Bisnis Konstruksi dan Properti, Teknik Elektronika Industri, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Pemesinan, dan Teknik Kendaraan Ringan. Kampus II, SMKN Jateng Pati dengan dua program keahlian. Yaitu, Agribisnis dan Pengolahan Hasil Pertanian, serta Teknik Perbaikan Body Otomotif. Sementara Kampus III, SMKN 3 Purbalingga, meliputi dua program keahlian, Teknik Permesinan dan Teknik Pengelasan.

Syarat mutlak calon peserta didik adalah berasal dari keluarga tidak mampu, yang dibuktikan dengan KPS/ KIP/ Surat keterangan tidak mampu setingkat kabupaten/ kota. Namun mereka juga mesti memiliki potensi akademis dan nonakademis yang baik, berkelakuan baik, berminat melanjutkan sekolah, serta mendapat dukungan dari orang tua.

“Ingat, kuotanya sangat terbatas. Tahun ini, kami menerima 264 peserta didik yang terbagi di tiga sekolah. Di kampus Semarang 120 siswa, kampus Pati 48 siswa, dan kampus Purbalingga 96 siswa. Makanya, segera lakukan pendaftaran online melalui http://ppdb.smknjateng.sch.id,” terang Gatot.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Kampus Semarang: 082137296874 (Bagus), 08985300605 (Heri), 081326474001(Zanuar), Kampus Pati: 082138060660 (Kukuh), 081213820636 (Adnan), Kampus Purbalingga: 085702475050(Salamun), 085647939930 (Azhar).

(sm/ric/bas/JPR)