Sopir Pikap muat Santri yang Terguling Ternyata Belum Punya SIM – Radar Bromo

DIPERIKSA: FM, pengemudi pikap, dimintai keterangan polisi usai kecelakaan, Minggu (14/1) siang.
(Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

SUKOREJO – Puluhan santriwati Ponpes Roudlotul Anwar, Desa Tanjungarum, Sukorejo, mengalami kecelakaan, Minggu (14/1) siang. Kecelakaan yang terjadi di Jalan raya Sukorejo tepatnya di Lemahbang itu, memang tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Hanya ada 7 santriwati alami luka berat, dan 14 luka ringan.

Polisi menilai, kecelakaan itu akibat kelalaian sopir pikap. Sang sopir diketahui bernama FM, 17. Saat diperiksa petugas, pemuda asal Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo itu ternyata belum memiliki surat izin mengemudi (SIM). 

Insiden laka ini, sangat disayangkan kepolisian. Harusnya, pikap digunakan untuk memuat barang, bukan untuk manusia. “Apalagi saat kami mintai keterangan sopirnya, ternyata tak mahir atau baru bisa mengendarai mobil. Serta, belum memiliki SIM A,” kata Iptu Marti, Kanitlaka Satlantas Polres Pasuruan.

Menurut eks Kanit PPA tersebut, insiden kecelakaan yang terjadi pukul 12.45 itu laka lantas tunggal. Penyebab kecelakaan disebabkan karena kurang hati-hati dan kelalaian sopir pikap.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah pikap yang memuat 20 santriwati Ponpes Roudlotul Anwar, mengalami kecelakaan usai mengikuti majelis zikir di Sudan, Wonorejo. Dalam insiden itu, tidak ada korban jiwa. Meski mobil pikap sempat terguling, santriwati yang ada di bak terbuka, hanya terluka. Polisi mencatat, ada 7 santriwati luka berat, dan sisanya 14 orang mengalami luka ringan.

Setelah korban dievakuasi ke UGD puskesmas setempat, saat itu juga langsung mendapatkan penanganan medis. Termasuk sopir pikap. Setelah mendapatkan perawatan medis, satu persatu langsung dibawa pulang oleh keluarganya masing-masing.

Pecah tangis langsung terdengar, begitu para orang tua maupun keluarga santriwati, tiba di UGD Puskesmas Sukorejo. Mereka pun panik ketika mendapatkan kabar jika keluarganya mengalami kecelakaan lalu lintas dan menjadi korbannya. 

(br/fun/zal/fun/JPR)

Source link