Stok Aman, Khawatirkan Jalur Distribusi – Radar Surabaya

KOTA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gresik memastikan jika stok komoditas pangan untuk pasar Gresik aman. Pasalnya, Disperindag dan asosiasi pedagang sudah bekerjasama dengan distributor serta posisi strategis yang dikelilingi pasar penyuplai kebutuhan dari berbagai kabupaten.

Kadisperindag, Agus Budiono mengungkapkan, sesuai dengan sistem ritme pengawasan satgas pangan dan kesepakatan pengamanan harga bersama Pemprov Jatim, maka tidak akan terjadi peningkatan.

“Kalau stok di pasar aman, terus ada masalah, berarti distribusi yang bermasalah. Untuk itu, kami juga bekerjasama dengan Organda supaya distribusi sembako tetap diamankan,” kata Agus.

Dalam pengamanan distribusi itu, pihaknya akan terus memantau harga di pasaran. Saat ini, harga masih tergolong aman. Namun, ada beberapa yang naik sepertikacang tanah, ikan pindang dan beras medium. Harga sembako di tyujuh pasar Gresik yang dipantau lewat siskapabo juga masih aman.

Ketua Pengawas Pangan Jatim, Ahmad Hasan menangatakan, kenaikan harga yang biasa terjadi menjelang Idul Fitri 2018. Jika stok komoditas cukup namun harga di pasar mengalami kenaikan, bisa jadi distribusi bermasalah.
“Jika ketersediaan cukup tapi harganya naik, bisa jadi masalah distribusi tidak lancar,” kata  Hasan.  Walau demikian, ia berharap dengan stok komoditas yang cukup, kenaikan harga yang terjadi di pasar dapat turun dan kembali stabil dalam waktu 1 hingga 2 hari.
“Dengan cukupnya ketersediaan, saya harap 1-2 hari harga akan turun dan stabil sampai pasca lebaran,” jelasnya. (han/ris)

(sb/han/ris/JPR)