Sudikerta akan Pensiun di Politik, Ini Rencananya – Bali Express

Sikap ini sebelumnya sekilas sudah disampaikan oleh Ketua DPD Demokrat Bali Made Mudarta saat memberikan penjelasan terakit sikap Mantra – Kerta terhadap hasil Pilgub Bali. Dan, Jumat (29/6) Sudikerta menggelar ramah – tamah Mantra – Kerta dengan tim pemenangan. Usai ramah tamah, Sudikerta menegaskan memang akan fokus terhadap bisnisnya.

“Saya akan fokus membangun bisnis, bangun rumah makan dan lainnya,” jelas Sudikerta di Rumah Apresiasi Sudikerta, Jalan Drupadi, Denpasar.

Dia mengatakan tidak akan maju menjadi Anggota DPR RI. “Biarkan yang lain maju, saya tidak maju menjadi Anggota DPR RI,” lanjut Sudikerta.

Dia juga tidak akan lagi melanjutkan kepemimpinan Golkar, atau mau tergabung dalam pengurus Golkar selanjutnya. “Setelah jabatan saya habis pertengahan tahun 2019 ini memimpin Golkar, partai saya akan serahkan. Saya tidak lagi aktif di kepengurusan partai,” jelasnya.

Sehingga dia bisa fokus untuk membangun bisnis. Baginya sudah cukup dapat kesempatan mengabdi dipemerintahan hampir 15 tahun. Karir Sudikerta di Politik sangat moncer, dia sempat duduk di DPRD Bali, kemudian menjadi Calon Wakil Bupati Badung bersama AA Gde Agung, malah bisa mengalahkan calon PDIP saat itu Sumer – Oka. Lanjut lagi periode kedua melawan Wita – Disel, kembali Sudikerta duduk sebagai Wakil Bupati Badung.

Kemudian bertandem dengan Mangku Pastika, sebagai Calon Wakil Gubernur malah Sudikerta berhasil mengalahkan lawan dari PDIP Puspayoga – Sukrawan. Jadi Sudikerta punya catatatn tiga kali dalam Pilkada mengalahkan calon PDIP. Namun keempat kalinya Sudikerta bertandem dengan Rai Mantra kalah melawan Koster – Cok Ace.

Selain moncer karir jabatan eksekuif, Sudikerta juga moncer karir di partai. Dia berhasil duduk di pucuk pimpinan Golkar Bali. Selain soal sikap Sudikerta, dalam acara ramah tamah juga ada beberapa sikap – sikap, bahwa Koalisi Rakyat Bali (KRB) mesti tetap ada jalinan komunikasi. “Mesti tetap ada jalinan komunikasi, lanjutkan perjuangan untuk menyongsong Pileg dan Pilpres,” ungkap Ketua DPD Demokrat Bali Made Mudarta.

Kemudian Ketua Tim Pemenangan Mantra – Kerta Gede Wididana alias Pak Oles mengatakan bahwa kalah tidak harus terpuruk. “Namun kita kalah terhormat, masih ada rasa bangga. Saya sempat drop, namun setelah dipijat langsung segar lagi,” kata politisi asal Bengkel, Buleleng ini.

Sedangkan Ketua Gerindra Bali IB Sukarta mengatakan perjuangan mesti tetap dibangun. Bahkan dia mengajak jajaran relawan yang mau jadi caleg bisa bergabung ke Gerindra. Sudikerta dalam acara juga mengharapkan ada kerjasama dijajaran relawan dan partai koalisi untuk bekerjasama saling memenangakn pertarungan dalam jadi caleg. Namun dalam acara itu tidak hadir Cagub IB Rai Mantra. 

(bx/art/ima/yes/JPR)

Source link