Sulitnya RSUD Bangil Jadi Tipe B – Radar Bromo

BANGIL – Kenaikan kelas RSUD Bangil mengambang. Hingga sejauh ini, kenaikan kelas itu tak kunjung terlaksana. Manajemen berdalih masih berkutat pada kelengkapan administrasi. Persyaratan lama yang sejak dahulu tak pernah selesai.

Padahal, target kenaikan kelas rumah sakit tipe C itu digadang-gadang tahun lalu. Namun, hingga 2018 ini, belum juga naik ke tipe B.

Humas RSUD Bangil, Ghozali menyampaikan, tengah berupaya melengkapi kekurangan persyaratan yang direkomendasikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov Jatim. Diakuinya, masih ada ganjalan dokter spesialis yang belum dilengkapi.

Hal ini yang membuat rumah sakit pelat merah itu belum bisa naik kelas. “Masih ada kekurangan dokter spesialis. Kami masih berusaha melengkapinya,” kata Ghozali.

Ia menyampaikan, kalau kelengkapan kekurangan itu bisa dilaluinya dalam kurun waktu sebulan atau dua bulan ke depan. Sehingga, kenaikan kelas itu bisa didapatkan. Pihaknya mengancang-ancang, Maret 2018 kenaikan kelas rumah sakit Bangil bisa terlaksana.

“Target kami, Maret sudah bisa naik kelas. Dari yang tipe C ke tipe B,” sambungnya saat dikonfirmasi, Jumat (12/1).

Seperti yang diberitakan sebelumnya, manajemen RSUD Bangil mengancang-ancang agar rumah sakit setempat bisa naik kelas. Kenaikan itu sudah direncanakan beberapa tahun lalu. Namun, selama itupula, gagal terlaksana.

Faktor sarana dan prasarana serta SDM menjadi persoalannya. Pihak RSUD Bangil sendiri, sudah berusaha untuk membenahi kekurangan yang ada. Namun kenyataannya, hingga saat ini masih saja ada kekurangannya.

Padahal, kenaikan kelas tersebut berfungsi untuk memperluas cakupan layanan RSUD Bangil. Karena, dengan kenaikan kelas itu, bakal mempengaruhi peningkatan pelayanan di rumah sakit milik Pemkab Pasuruan tersebut.

Nantinya, RSUD Bangil bisa menjadi jujukan. Tidak lagi mengandalkan perawatan ke RS luar daerah. Sebab, persoalan kesehatan bisa ditangani di RSUD Bangil.

Source link