Suporter Banjiri Stadion Manahan – Radar Solo

Hal inilah yang dilakukan oleh dua suporter pendukung tim Sriwijaya FC, yakni Singamania yang sudah datang ke Stadion Manahan sejak kemarin (31/1). Padahal jika melihat jadwal, Sriwijaya FC baru akan bertanding melawan Arema FC di Stadion Manahan, Minggu (4/2).

Dua suporter asal Prabumulih, Sumatera Selatan, yakni Rizky Pratama dan Yoan Pradana, menempuh perjalanan sejauh 1.149 kilometer demi mendukung Sriwijaya FC.

“Kami berangkat ke Solo lebih awal agar tidak terlambat mendukung Sriwijaya FC di Solo,” terang Rizky saat ditemui di Stadion Manahan Solo.

Perjalanan yang mereka lalui dari Palembang ke Solo juga penuh dengan liku-liku. Dengan jarak sejauh itu, Rizky dan Yoan bukan pergi menggunakan pesawat terbang. Mereka menyeberangi lautan menggunakan kapal, kemudian berlanjut menggunakan bus untuk sampai di Kota Solo.

Dana yang dibutuhkan untuk sampai ke Solo juga tidak sedikit. Masing-masing dari mereka sudah menghabiskan Rp 500 ribu untuk membeli tiket bus dari Prabumulih ke Lampung. Kemudian membeli tiket untuk naik kapal dan kembali naik bus ke Solo.

“Butuh tiga hari untuk sampai ke Solo. Semoga Sriwijaya FC bisa menjadi juara Piala Presiden,” ungkap Yoan.

Hebatnya, merekalah suporter pertama yang tiba di Solo. Keduanya langsung disambut perwakilan suporter Persis Solo, Pasoepati di sekretariat yang berada di sisi barat Stadion Manahan Solo, Rabu (31/1). Bahkan mereka dan suporter lainnya sudah diizinkan Pasoepati untuk tidur di sekretariat Pasoepati yang ada di sisi barat tribun Manahan.

“Kami welcome kepada suporter dari manapun untuk datang ke Solo. Kami menyediakan sekre kami di Manahan jika ada suporter yang membutuhkan sedikit tempat untuk istirahat. Kami harap ajang Piala Presiden ini jadi momen untuk mengakrabkan suporter yang datang untuk menonton tim kebanggaannya,” beber Menteri Sosial Pasoepat, Isnaini.

“Untuk suporter yang kemungkinan datang dengan masa ribuan, mungkin adalah Bonek (pendukung Persebaya), Aremania (Arema FC) dan JakMania (Persija). Kemungkinan gelombang besar baru akan datang H-1,” sambungnya.

(rs/NIK/bay/JPR)