Berkas kasus narkobanya sudah P-21 sehingga memasuki tahap dua. Pelimpahan ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo dilakukan, Senin (9/7) pukul  10.00. Selanjutnya, tersangka Julius menunggu jadwal persidangan di Pengadilan Negeri Sidoarjo.

Kasatresnarkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng  Purwanto mengatakan, pelimpahan berkas, barang  bukti, dan tersangka sudah dilakukan. Selanjutnya, tersangka menjadi kewenangan Kejari Sidoarjo. 

“Sementara tersangka dititipkan ke Lapas Sidoarjo. Selanjutnya, penanganan menjadi tanggung jawab Kejari Sidoarjo,” jelasnya.

Sugeng mengatakan, belum ada penambahan pasal terkait kejadian kaburnya tersangka yang ditemukan di Banyuwangi tersebut. Namun, pihak Satresnarkoba Polresta Sidoarjo menambahkan kejadian kaburnya tersangka ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Ini dilakukan agar menjadi pertimbangan jaksa dan hakim di persidangan.

 “Penambahan pasal kewenangan kejaksaan. Kami  hanya menambahkan ke berita acara saja. Apalagi  tersangka ini juga residivis. Jadi, kemungkinan  hukumannya bertambah,” tuturnya.

Tersangka Julius Mario Tawalujan kabur dari tahanan pada Sabtu (16/6) dini hari. Warga Desa  Kalisampurno, Tanggulangin, ini menggergaji teralis atas ruang tahanan Polresta Sidoarjo. Dia ditangkap di rumah temannya, sesama mantan napi di Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Minggu (17/6). (gun/rek)

(sb/gun/rek/JPR)