Tahun Depan Kembali Ajukan 57 Petugas Pendamping PKH – Radar Bromo

PANGGUNGREJO – Jumlah pendamping program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Pasuruan tahun ini bertambah 42 orang. Dengan begitu, jumlah pendamping PKH mencapai 217. Meski begitu, jumlah pendamping PKH itu tetap dinilai belum ideal.

Lantaran itu, PKH setempat mengusulkan tambahan sebanyak 57 pendamping lagi tahun depan. Gunawan Wicaksono, PLT Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan mengatakan, pada 2018 ini Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk PKH juga bertambah. Dari tahun 2017 lalu yang hanya 43.537 KPM menjadi 91.506 KPM.

“Dari jumlah tersebut, Kementerian Sosial (Kemensos) Pusat juga kembali merekrut pendamping sosial sejak akhir tahun lalu. Dan, tahun ini ada tambahan 42 pendamping PKH di Kabupaten Pasuruan,” jelasnya.

Hadi Prayitno, koordinator PKH Kabupaten Pasuruan menambahkan, dengan adanya tambahan KPM yang meningkat lipat dua, otomatis pendamping PKH juga harus mendampingi KPM lebih banyak.

Dari perhitungannya, sebelumnya 1 pendamping PKH mendampingi 250-350 KPM. Nah, dengan adanya PKM itu, tiap 1 pendamping PKH harus mendampingi 400-500 KPM. “Dan memang jadi lebih banyak, karena itu kami nilai belum ideal,” jelasnya.

Sehingga pada Mei lalu, Koordinator PKH di Kabupaten Pasuruan kembali mengusulkan 57 tambahan pendamping PKH. Ini, agar jumlah KPM yang didampingi dan dibina bisa ideal hanya 250-300-an KPM.

Pendamping KPH sendiri fungsinya tidak hanya mendata dan memantau KPM yang mendapatkan bantuan dana PKH. Per tahun 2017 lalu, juga mulai diberikan Family Development System atau pendampingan tentang pengembangan keluarga.

“FDS ini adalah pendampingan agar bantuan PKH tidak hanya bantuan yang diliat dananya saja, tapi juga ada pendampingan mindset mulai cara pengasuhan anak, peningkatan ekonomi, kesehatan dan gizi, perlindungan anak sampai penanganan disabilitas dan anak,” jelasnya.

Source link