Tak Ber-KTP Tetap Bisa Nyoblos – Radar Banyuwangi

lir C6 KWK atau surat undangan memilih dari Kelompok Panitia Pe mungutan Suara (KPPS).  Dengan menunjukkan formulir model C6 KWK itu, maka calon pemilih sudah bisa menggunakan hak pilihnya. Sebelumnya, calon pemilih baru bisa menggunakan hak pilihnya apabila bisa menunjukkan formulir model C6 dan KTP-el sebelum masuk TPS. Penganuliran ketentuan PKPU Nomor 8 Tahun 2018 itu, tertuang dalam surat edaran (SE) KPU RI

Nomor 574/PL.03.6-SD/KPU/ VI/2018. Dalam SE yang di keluarkan pada 8 Juni tersebut mer evisi ketentuan Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2018 pada pasal 7 ayat (2). Komisioner Divisi Hukum KPU Banyuwangi Edi Saiful Anwar mengatakan, berdasar ketentuan poin 2 huruf a SE Nomor 574 Tahun 2018 itu disebutkan, dalam memb erikan suara di TPS, pem ilih yang terdaftar dalam DPT menunjukkan formulir C6-KWK  dan menunjukkan KTP-el atau surat

keterangan (suket) kepada KPPS. Namun, kata Edi, pada poin 2 huruf b disebutkan, apabila pe milih yang terdaftar dalam DPT tidak dapat menunjukkan KTP-el atau suket, diperbolehkan menggunakan hak pilihnya. ”Dengan ketentuan petugas KPPS memastikan formulir C6KWK yang dibawa sesuai dengan pemilih yang bersangkutan,” ujarnya kemarin (19/6). Edi menambahkan, apabila pem ilih tidak terdaftar dalam DPT

di TPS tempat dia akan menggunakan hak pilih alias pemilih pindahan, maka pemilih tersebut tetap harus menunjuk kan KTPel atau suket. ”Selain itu, pemilih pindahan juga harus menunjukkan formulir model A5-KWK. Formulir A5-KWK adal ah surat keterangan pindah memilih yang bisa didapat dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang ada di desa/kelurahan tempat TPS pemilih tersebut terdaftar sebagai DPT,” pungkasnya. (sgt/afi)

(bw/sgt/ics/JPR)

Source link