Tak Pakai Helm, Tabrak Pembatas Jalan, Luh Kariani Tewas – Bali Express

Informasi yang diperoleh kemarin (2/1) menyebutkan, kejadian itu bermula ketika korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam nopol DK 6352 DT melintas di dari arah Penelokan menuju Kedisan sekitar pukul 12.00. Saat itu Luh Kariani membonceng Ni Nyoman Suginarti, 18, pelajar SMK yang juga asal Banjar Dalem, Desa Songan.

Dengan tanpa menggunakan helm, korban melaju kencang hendak menuju ke Songan. Bahkan dengan medan jalan yang berupa turunan curam disertai tikungan tajam, laju sepeda motor korban tetap melesat. 
Petaka terjadi beberapa meter menjelang lokasi kejadian di sebuah turunan curam yang juga tikungan tajam. Sebab korban yang mengendarai motor matic tidak mampu menguasai laju kendaraannya. Tak ayal laju motor menjadi tidak terkendali di tengah jalan yang menghadap turunan dan tikungan plus jurang di sisi kiri (utara) jalan. 

Buntutnya sepeda motor korban dengan kencang menabrak pembatas jalan di kiri jalan. Tidak sampai disitu, motor korban terjun bebas di jurang sedalam lima meter. Kala itu baik Luh Kariani maupun Suginarti terpental dari kendaraannya, dan motornya dengan tak terkendali masuk ke kebun bawang di dasar jurang. 
Nahas bagi Luh Kariani, diduga karena kerasnya benturan dengan pembatas jalan yang terbuat dari besi, plus korban yang tak menggunakan helm membuat nyawanya tak tertolong. Perempuan ini akhirnya meninggal dalam perjalanan menuju RSUD Bangli. Sebaliknya meski ikut tergeletak di jalan, Suginarti yang dibonceng korban berhasil selamat.

Dari hasil pemeriksaan, korban Luh Kariani meninggal dunia lantaran mengalami sejumlah luka. Seperti luka lecet pada pipi kanan, luka lebam pada muka, dan tidak sadarkan diri usai kejadian. Korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju ke RSUD Bangli. Sebaliknya Suginarti yang masih sadar sesaat setelah kejadian, namum gadis ini mengalami lebam pada punggung dan pinggangnya.

Dikonfirmasi mengenai lakalantas di jalur maut itu, Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi membenarkan adanya lakalantas tersebut, dan menegaskan kejadian itu murni kecelakaan tunggal. “Itu kecelakaan tunggal karena OC (out of control). Sebab saat memasuki turunan dengan tikungan tajam, korban kurang hati-hati. Sehingga dia gagal mengendalikan laju motornya, yang akhirnya menabrak pembatas jalan dan jatuh ke jurang,”ucapnya.

“Untuk saat ini kasusnya sudah ditangani Satlantas (Polres Bangli). Sebab pengendaranya juga tidak memiliki SIM (surat izin mengemudi) serta tidak menggunakan helm,” pungkasnya. 

(bx/wid/ade/yes/JPR)

Source link