Tak Semua Penerima Bantuan Sosial Tepat Sasaran – Radar Bromo

PANGGUNGREJO – Masih adanya penerima bantuan yang dinilai kurang tepat sasaran, membuat Dinas Sosial akan melakukan verifikasi dan validasi (verval) data warga miskin. Dengan anggaran Rp 190 juta, Dinsos akan memulai tahap verifikasi pada akhir Juni atau setelah libur Lebaran.

Gunawan Wicaksono, Plt kepala Dinsos Kabupaten Pasuruan mengakui, data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Pasuruan tidak semuanya tepat sasaran. Karena itu, perlu ada verifikasi dan pendataan ulang warga yang benar-benar miskin dan layak mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Banyak laporan dari warga atau kepala desa yang menilai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan beras sejahtera (rastra) adalah warga yang sudah mampu. Sedangkan ada warga lain yang lebih miskin tidak mendapat bantuan,” jelasnya.

Gunawan mengatakan, data penerima bantuan atau KPM merupakan data Basis Data Terpadu (BDT) dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang diberikan ke Kementerian Sosial (Kemensos). Sedangkan Dinas Sosial di daerah tinggal menerima data KPM dari Kemensos.

“Padahal di lapangan, data warga miskin bisa berubah. Ada yang sebelumnya miskin, tapi kemudian ekonominya membaik. Ada juga yang jatuh miskin,” jelasnya.

Karena itu, pada pertengahan tahun ini, Dinsos akan mulai mendata warga miskin di Kabupaten Pasuruan. Verval itu sendiri adalah yang pertama kali dilakukan Dinsos Kabupaten Pasuruan. Tahun ini dianggarkan dana Rp 190 juta untuk verval di lapangan. Verval ini akan melibatkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan pendamping PKH.

“Verval ini startnya akan dimulai akhir Juni atau setelah Lebaran. Harapannya dengan verval ini, penerima bantuan di tahun 2019 sudah tepat sasaran sesuai dengan hasil verifikasi Dinsos tahun ini,” pungkasnya.

Source link