POIN SEMPURNA: Pemain Persekabpas merayakan gol pertama dalam laga melawan Putra Jombang di stadion Soedrasono di Pogar, Minggu (1/7) sore.
(M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

BANGIL–Persekabpas Pasuruan membuktikan angkernya stadion R Soedrasono bagi tamu. Terbukti dengan kemenangan dua gol tanpa balas, saat meladeni Putra Jombang Minggu sore (1/7). Alhasil, skuad Persekabpas masih bertahan di posisi puncak grup D Liga 3 Zona Jatim, dengan raihan total poin sebanyak 18.

Laga yang disaksikan ribuan supporter itu menjadi kemenangan perdana leg kedua bagi tim Laskar Sakera (sebutan tim Persekabpas, Red). Sekaligus menjadikan tradisi tak pernah kalah, masih bertahan hingga saat ini. 

Persekabpas mengawali kick off babak bertama, dengan permainan yang kurang greget. Serangan demi serangan yang dibangun, tak mampu membawa tim besutan Kasianto itu unggul. Pertahanan kokoh dari tim Putra Jombang, benar-benar membuat lini serang Persekabpas seolah kehilangan daya. 

Beberapa percobaan yang dilakukan, tak ada satupun yang merobek jala lawan. Hingga babak pertama berakhir, skor kacamata tak berubah. 0-0 untuk kedua kesebelasan. 

Di babak kedua, Rico Cs berusaha untuk menambah daya gedornya. Peluang itu baru muncul, ketika handball pemain belakang tim Putra Jombang. Wasit Akhmad Syajidin memberikan tendangan bebas untuk tim tamu. 

SPESIALIS FREE KICK: Rico Herdiansyah (kanan) yang menjadi pemecah kebuntuan usai membobol gawang Putra Jombang, dalam laga Minggu sore.
(M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Rico pun datang sebagai eksekutor. Dengan kaki kanannya, ia menyontekkan keras bola sejarak kurang lebih 23 meter itu. Tendangan keras melambungnya, sempat menghantam pagar betis yang dibuat Putra Jombang. 

Bola melambung dan menukik ke arah gawang. Halauan yang dilakukan kiper Putra Jombang, Geas Falsa Kemar tak mampu menjangkau si kulit bundar. Bola pun merobek jala gawang lawan, dan mengubah skor 1-0 untuk keunggulan Persekabpas. 

Sorak sorai penontok pun bergemuruh, menyambut gol spektakuler yang dibuat pemain bernomor punggung sembilan itu. Unggul satu gol, tak membuat arek-arek Sakera mengendurkan semangatnya. 

Mereka terus berusaha untuk menambah keunggulan. Keasikan menyerang, membuat lini belakang nyaris kebobolan. Bermula dari salah antisipasi pemain belakang Persekabpas dalam menjaga lini depan Putra Jombang, gol nyaris tercipta. Untungnya, tendangan gelandang serang Achmad Aldy Irawan masih melambung di atas mistar gawang. Selamatlah gawang Persekabpas dari kebobolan. 

Persekabpas akhirnya memperpanjang jarak keunggulan, di menit ke 73. Bermula dari umpan krosing yang dilesatkan dari sayap kanan, bola mampu disambut baik oleh Toto Prasetyo. Melewati satu pemain belakang Putra Jombang, pemain bernomor punggung tiga itu langsung melesatkan bola ke arah gawang. 

Sepakan keras Toto tak mampu dihalau penjaga gawang. Lagi-lagi gol tercipta. Skor kembali berubah 2-0 untuk keunggulan Persekabpas. 

Tim Putra Jombang mungkin bisa memperkecil keunggulan. Itu seandainya, tendangan bebas yang dilesatkan Ibnu Fajar tak mampu ditepis dengan baik. Untungnya penjaga gawang Persekabpas, M. Alfarisi mampu menjaga keperawanan gawangnya. Hingga babak kedua berakhir, skor tak berubah, 2-0 untuk keunggulan Persekabpas. 

Pelatih Putra Jombang, Dwi Santo mengaku, anak asuhnya kehilangan konsentrasi ketika babak kedua berlangsung. Tendangan bebas yang dilesatkan Rico benar-benar membuat upaya untuk memenangkan laga sulit direalisasikan. 

“Permainan Persekabpas bagus. Anak-anak tadi, kehilangan konsentrasi setelah ada gol dari tendangan mati,” sampainya. 

Sementara itu, Pelatih Persekabpas Pasuruan, Kasianto mengungkapkan, laga melawan Putra Jombang sesuai harapan. Karena, timnya mampu unggul dari lawan. Hanya saja, laga tersebut bukan tanpa evaluasi. 

“Stamina pemain cenderung loyo. Mungkin pengaruh piala dunia. Tapi, Alhamdulillah, kami bisa memenangi laga,” pungkasnya. 

(br/fun/one/fun/JPR)

Source link